Ujian kelulusan SMA tahun 2025 jurusan Sastra umumnya mengikuti struktur contoh ujian yang telah dirilis sebelumnya oleh Kementerian Pendidikan dan Pelatihan . Namun, ujian tahun ini memiliki banyak inovasi dibandingkan ujian tahun 2024, terutama dalam jenis materi yang digunakan.
| Para kandidat mendiskusikan ujian Sastra. |
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ujian tahun ini selaras dengan semangat Program Pendidikan Umum 2018 , dengan pertanyaan yang mengikuti sistem berbasis genre. Hal ini mengatasi masalah pembelajaran hafalan dan belajar terburu-buru, mengharuskan siswa untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang karakteristik berbagai genre dan menilai pemahaman bacaan, apresiasi, dan keterampilan analitis setiap siswa.
Dari segi tingkat kesulitan, ujian ini sangat beragam dan secara akurat menilai kemampuan siswa. Proyeksi nilai rata-rata untuk Sastra pada tahun 2025 adalah 7,5 poin.
Berikut ini adalah panduan solusi yang disarankan untuk ujian Sastra dari tim ahli Tuyensinh247.com.
Bagian | Kalimat | Panduan solusi | |
I. PEMAHAMAN BACAAN (4,0 poin) | Pertanyaan 1. | Narasi orang ketiga | |
Pertanyaan 2. | Kota asal Le dan kota asal Son terhubung dengan dua sungai: Sungai Lam dan Sungai Merah (kota asal Le terhubung dengan Sungai Lam; kota asal Son terhubung dengan Sungai Merah). | ||
Pertanyaan 3. | - Bahasa kiasan: Kompi artileri diibaratkan dengan "batang pohon yang sudah dewasa". - Efek: + Membantu membuat tulisan lebih hidup dan menarik. + Ini melambangkan pertumbuhan yang kuat dari kompi artileri, seperti batang pohon besar, cukup kuat untuk memelihara cabang-cabang yang menjangkau jauh — melambangkan para prajurit yang kini tersebar ke berbagai medan perang untuk melanjutkan misi mereka. Hal ini menyoroti keakraban dan ikatan yang mendalam antar rekan satu tim. + Mengungkapkan kebanggaan dan rasa hormat penulis terhadap para prajurit. | ||
Pertanyaan 4. | Siswa mendasarkan pemahaman mereka pada isi dan detail yang diberikan dalam teks dan menyatakan interpretasi yang sesuai. Menyarankan: - Film ini menggambarkan keakraban dan ikatan erat antar prajurit, yang hidup, bertempur, dan berbagi semua kesulitan perang. - Menggambarkan suasana medan perang yang brutal namun manusiawi, mereka berbagi setiap helai pakaian dan setiap tempat tidur di tengah bom dan peluru perang. Hal ini semakin menyoroti ikatan yang erat dan penuh kasih sayang di antara para prajurit. - Ini melambangkan perpisahan bukan hanya dalam hal ruang medan perang tetapi juga dalam pembagian tanggung jawab dan kewajiban untuk melindungi tanah air; setiap orang berada di wilayah yang berbeda, namun hati mereka tetap berdetak sebagai satu. - Detail juga berkontribusi dalam mengekspresikan tema dan gagasan dari karya tersebut. - … | ||
Pertanyaan 5. | Persamaan: Kedua teks tersebut mengungkapkan keterikatan emosional yang mendalam antara manusia dan tanah tempat mereka tinggal atau yang mereka lewati. - Ketika orang-orang melakukan perjalanan melalui tanah-tanah itu, sebagian dari jiwa, kenangan, dan perasaan mereka tertinggal di sana. - Tanah dan kampung halaman bukan hanya ruang untuk bertahan hidup, tetapi juga menjadi bagian dari jiwa, sumber kenangan, dan simbol suci bagi setiap orang. Oleh karena itu, kedua teks tersebut mengungkapkan rasa cinta terhadap tanah air. | ||
II. MENULIS (6,0 poin) | Pertanyaan 1. (2 poin) |
| |
Pertanyaan 2. (4 poin) | a. Pastikan esai memenuhi format dan panjang yang dipersyaratkan. b. Mengidentifikasi secara akurat isu yang akan dibahas. c. Tulislah esai argumentatif yang memenuhi persyaratan berikut: Pilih teknik argumentasi yang tepat; gabungkan penalaran dan bukti secara terampil; sajikan argumen yang sistematis sesuai dengan struktur tiga bagian dari esai argumentatif. Tugas tersebut dapat disusun dengan beberapa cara. 1. Pendahuluan: Perkenalkan topik diskusi. 2. Paragraf Isi a. Penjelasan: - "Tanah Air": Merujuk pada tempat di mana setiap orang dilahirkan, dibesarkan, dan memiliki ikatan yang mendalam. - "Langit Tanah Air": Merujuk pada negara yang lebih besar dan umum, tempat di mana semua wilayah tanah air bertemu. → Pernyataan ini menegaskan: Meskipun kampung halaman setiap orang mungkin berbeda, semuanya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari bangsa. Terikat dan berkontribusi pada tanah air berarti membangun bangsa. b. Analisis: - Konteks: Negara ini sedang mengalami banyak perubahan: Integrasi internasional yang mendalam menghadirkan peluang sekaligus tantangan. + Migrasi, urbanisasi, dan mobilitas tenaga kerja telah menyebabkan banyak orang tinggal jauh dari kampung halaman mereka. + Reformasi pada aparatur administrasi. - Setiap daerah pedesaan berkontribusi dalam membentuk negara ini: Dari pegunungan hingga dataran, dari pulau-pulau hingga perbatasan – setiap tempat memiliki budaya dan tradisi uniknya sendiri, yang semuanya berkontribusi dalam membentuk citra bangsa kita. Di mana pun mereka berada, orang Vietnam memiliki cita-cita dan patriotisme yang sama, siap berkorban untuk negara mereka dalam perang maupun di masa damai. - Tanggung jawab warga negara di era baru: Ke mana pun aku pergi atau apa pun yang aku lakukan, aku akan selalu membawa gambaran tanah airku di hatiku – karena itu adalah bagian integral dari bangsaku. + Tidak cukup hanya mencintai tanah air; Anda juga perlu terbuka terhadap negeri lain. Mengembangkan kota asal – baik itu desa kecil maupun kota besar – berkontribusi pada pembangunan bangsa secara keseluruhan. + Hormati dan lestarikan budaya lokal, lindungi lingkungan, dan bangun cara hidup yang beradab. Siswa harus memberikan contoh yang sesuai sendiri. Siswa harus memberikan contoh yang sesuai sendiri. c. Diskusi lebih lanjut. - Kita tidak boleh melakukan diskriminasi berdasarkan wilayah, karena setiap wilayah patut dibanggakan dan merupakan bagian integral dari bangsa kita. - Mengkritik gaya hidup pragmatis yang mengabaikan akar budaya seseorang, melakukan diskriminasi berdasarkan wilayah, dan hanya berfokus pada keuntungan pribadi. - Membangun semangat persatuan nasional, mengutamakan kepentingan nasional dan kepentingan Tanah Air, serta mengupayakan Vietnam yang makmur dan kuat. - … 3. Kesimpulan: Merangkum permasalahan |
Teks dan foto: HA TUNG – THAI HUNG
* Silakan kunjungi bagian Pendidikan Sains untuk melihat berita dan artikel terkait.
Sumber: https://baodaknong.vn/goi-y-giai-de-thi-mon-ngu-van-256716.html






Komentar (0)