
Google baru saja memperkenalkan speaker pintar baru bernama Google Home Speaker. (Foto: VNA)
Google baru saja memperkenalkan speaker pintar baru bernama Google Home Speaker, yang dirancang khusus untuk platform kecerdasan buatan (AI) Gemini miliknya. Ini adalah speaker pintar mandiri pertama Google sejak peluncuran Nest Audio pada tahun 2020.
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang terutama berfokus pada pengendalian perangkat rumah pintar dan pemutaran musik, Google Home Speaker mengintegrasikan Gemini, memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi menggunakan bahasa alami dan membuat permintaan multi-langkah. Misalnya, pengguna dapat meminta untuk mematikan semua lampu kecuali lampu malam, atau secara bersamaan meredupkan lampu, memutar musik yang menenangkan, dan mengatur pengatur waktu.
Menurut Google, Gemini juga dapat memahami dan menyesuaikan diri saat pengguna mengoreksi perintah sambil berbicara. Speaker ini juga mendukung percakapan dua arah dengan 10 suara baru, memungkinkan pengguna untuk melakukan diskusi yang lebih mendalam tentang berbagai topik, bukan hanya memberikan perintah sederhana.
Fitur "Lanjutkan Percakapan" memungkinkan mikrofon tetap dalam mode mendengarkan untuk waktu singkat, sehingga pengguna dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut tanpa mengulangi frasa pemicu "Oke, Google".
Dari segi desain, Google Home Speaker mempertahankan bentuk bulat yang familiar dengan lapisan kain tenun 3D. Perangkat ini menambahkan pilihan warna baru di pasar AS dan memiliki cincin lampu di bagian bawah untuk menunjukkan status mendengarkan, memproses, atau merespons.
Namun, tidak semua fitur AI ditawarkan secara gratis. Google akan meluncurkan paket Google Home Premium seharga $10 per bulan atau $100 per tahun. Paket ini menambahkan fitur-fitur canggih seperti percakapan yang lebih alami dengan Gemini Live, analisis aktivitas yang direkam dari kamera Nest, dan ringkasan peristiwa yang terjadi di rumah saat pemilik sedang pergi.
Google menyatakan akan menawarkan uji coba gratis fitur premium kepada pengguna selama enam bulan pertama. Perusahaan berharap konten yang dihasilkan AI akan menciptakan daya tarik baru bagi speaker pintar dan mendorong pengguna untuk membayar layanan AI tingkat lanjut.
Sumber: https://vtv.vn/google-nang-cap-loa-thong-minh-bang-ai-gemini-100260618160610973.htm










