Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Gyokeres menjadi marah.

Viktor Gyokeres marah karena Sporting CP menaikkan biaya transfernya, yang menyebabkan ketegangan antara kedua pihak selama negosiasi.

ZNewsZNews10/06/2025

Gyokeres mengklaim bahwa Sporting mencegahnya untuk pergi.

A Bola melaporkan bahwa bintang Swedia itu tidak senang dengan perubahan kebijakan transfer Sporting yang tiba-tiba, yang menaikkan harga jualnya lebih tinggi dari yang telah disepakati sebelumnya. Menurut sumber internal, ada kesepakatan diam-diam antara perwakilan Gyokeres dan Sporting bahwa pemain tersebut akan diizinkan untuk pergi pada musim panas 2025 dengan biaya transfer sekitar 65 juta euro, dengan berbagai ketentuan pembayaran dan cicilan.

Kesepakatan itu disajikan sebagai pengakuan atas profesionalisme dan loyalitas Gyokeres kepada Sporting CP. Pada musim panas 2024, meskipun menerima banyak tawaran menarik, ia memilih untuk tetap bersama Sporting.

Bahkan pada Januari 2025, ketika peluang transfer muncul, ia terus menolaknya agar tetap berkomitmen pada tim. Pengorbanan ini seharusnya dihargai oleh Sporting, tetapi situasi saat ini bertentangan dengan harapan sang striker Nordik.

Baru-baru ini, Sporting secara tak terduga menuntut harga yang lebih tinggi, kemungkinan hingga 80 juta euro. Perubahan ini membuat striker berusia 26 tahun itu merasa dikhianati. Sumber-sumber mengindikasikan bahwa Gyokeres sangat kecewa dengan perilaku manajemen klub, yang menyebabkan ketegangan dalam hubungan antara kedua pihak.

Kenaikan harga yang dilakukan Sporting tidak hanya mempersulit negosiasi antara pemain dan klub-klub potensial seperti Manchester United atau Arsenal, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi janji-janji klub Portugal tersebut.

Penting untuk diingat bahwa klausul pelepasan Gyokeres saat ini ditetapkan sebesar €100 juta, dan jika Sporting tidak menepati janjinya kepada pemain tersebut, klub-klub yang tertarik untuk merekrutnya tidak akan punya pilihan lain.

Lamine Yamal sangat terpukul setelah peluit akhir dibunyikan. Lamine Yamal menyaksikan Portugal merayakan kemenangan, tetapi kesedihan melanda dirinya saat Spanyol kalah di final Nations League 2025 pada pagi hari tanggal 9 Juni.

Sumber: https://znews.vn/gyokeres-noi-gian-post1559828.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kegembiraan masyarakat pada hari parade.

Kegembiraan masyarakat pada hari parade.

Damai itu indah.

Damai itu indah.

Lapangan di malam hari

Lapangan di malam hari