Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Hanoi terasa tenang di musim bunga pomelo.

Pada bulan Maret, saat Hanoi memasuki musim panas, musim bunga jeruk bali memikat para pejalan kaki dengan aromanya yang murni, membangkitkan kenangan akan gaya hidup yang tenang dan berkelas yang mengingatkan pada Thang An (Hanoi kuno).

Báo Lao ĐộngBáo Lao Động25/03/2026

Di bulan Maret, saat hawa dingin musim semi mulai memudar, Hanoi menyambut musim bunga yang unik. Tidak secerah bunga persik, dan tidak seharum bunga magnolia, bunga jeruk bali memenuhi jalanan dengan aroma murni dan lembut, cukup untuk memperlambat langkah orang yang lewat.

Di gerobak pedagang kaki lima, dalam keranjang-keranjang kecil berisi bunga-bunga putih yang cantik, bunga pomelo menjadi pertanda yang familiar akan pergantian musim, saat musim semi akan segera berakhir dan memberi jalan bagi musim panas. Foto: My Ly

Di gerobak pedagang kaki lima di Kawasan Kota Tua Hanoi, dalam keranjang-keranjang kecil berisi bunga-bunga putih yang cantik, bunga pomelo menjadi pertanda yang familiar akan pergantian musim, saat musim semi akan segera berakhir dan memberi jalan bagi musim panas. Foto: My Ly

Bagi warga Hanoi, bunga pomelo bukan hanya bunga musiman. Bunga ini juga merupakan bagian dari gaya hidup mereka, bagian dari kenangan mereka, terkait dengan altar leluhur, dengan teh yang harum, dengan semangkuk tepung tapioka dengan aroma yang menyegarkan, atau sekadar sepiring bunga yang diletakkan di ruangan untuk menjaga suasana rumah tetap nyaman dan bersih.

Setelah bertahun-tahun berjualan bunga pomelo di jalanan, Ibu Do Thi Le yang berusia 75 tahun mengatakan bahwa bunga pomelo mulai mekar setelah Tet (Tahun Baru Imlek). Menurutnya, waktu tersibuk biasanya berlangsung dari setelah hari ke-6 Tet hingga hari ke-15 bulan pertama kalender lunar, ketika banyak keluarga membeli bunga untuk mengganti hiasan altar, persembahan di kuil, atau pajang di rumah mereka.

Ibu Do Thi Le, dengan keranjang bunga pomelo miliknya, menyebarkan aroma harum ke setiap sudut jalan, menambahkan sentuhan lembut pada Hanoi selama pergantian musim. Foto: My Ly

Ibu Do Thi Le, dengan keranjang bunga pomelo miliknya, menyebarkan aroma harum ke setiap sudut jalan, menambahkan sentuhan lembut pada Hanoi selama pergantian musim. Foto: My Ly

Ibu Le berbagi: "Bunga jeruk bali melambangkan musim semi dan disukai oleh banyak warga Hanoi karena aromanya yang lembut dan keindahannya yang sederhana dan anggun."

Bunga pomelo juga hadir dalam banyak aktivitas sehari-hari warga Hanoi. Sebagian orang membeli bunganya untuk dipajang di piring, sebagian lainnya menggunakannya untuk mewarnai nasi ketan atau mencuci rambut... Kelopak yang terpisah juga dapat digunakan untuk menyeduh teh atau dicampur dengan tepung tapioka untuk meningkatkan aroma yang menyegarkan. Dari bunga musim semi, bunga pomelo telah memasuki kehidupan sehari-hari dengan cara yang sangat alami.

Saat musim bunga pomelo hampir berakhir, orang-orang di Hanoi mulai merasakan perubahan musim dengan lebih jelas. Foto: My Ly

Saat musim bunga pomelo hampir berakhir, orang-orang di Hanoi mulai merasakan perubahan musim dengan lebih jelas. Foto: My Ly

Pham Thi Nhung, 52 tahun, yang meneruskan bisnis penjualan bunga keluarganya, mengatakan bahwa ia baru berjualan bunga sekitar tiga tahun, tetapi profesi ini telah dijalani ibunya selama beberapa dekade.

Ibu Nhung percaya bahwa nilai unik bunga pomelo tidak hanya terletak pada keharumannya, tetapi juga pada nilai budaya tradisional "makan apa yang sedang musimnya."

"Menggunakan bunga pomelo untuk persembahan dupa, seduhan teh, atau penyedap makanan adalah tradisi budaya penduduk Hanoi zaman dahulu, yang mencerminkan apresiasi mereka terhadap bunga musiman yang harum," kata Ibu Nhung.

Mungkin itulah mengapa bunga pomelo di bulan Maret tidak pernah hanya sekadar bunga yang mekar di musimnya. Dalam aroma lembut itu terkandung kenangan, tradisi kampung halaman, dan cara hidup masyarakat Hanoi yang tenang, penuh pertimbangan, dan menghargai keindahan dalam hal-hal terkecil. Di tengah jalanan kota yang selalu berubah, kembalinya bunga pomelo bagaikan pengingat bahwa Hanoi masih memiliki pesona unik dan anggunnya sendiri, yang hadir secara diam-diam namun abadi sepanjang tahun.

Sumber: https://laodong.vn/du-lich/kham-pha/ha-noi-diu-dang-mua-hoa-buoi-1674215.html



Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Cintaku

Cintaku

Sektor perbankan merupakan pelopor dalam transformasi digital.

Sektor perbankan merupakan pelopor dalam transformasi digital.

Senang

Senang