Albert Einstein yang jenius tidak hanya terkenal karena teori relativitasnya, tetapi juga kontroversial karena dua pernikahannya yang penuh gejolak, yang meninggalkan banyak pertanyaan tanpa penjelasan.
Báo Khoa học và Đời sống•13/06/2025
Selain karier ilmiahnya yang luar biasa, Albert Einstein yang jenius juga menarik banyak perhatian karena kehidupan pribadinya. Hidupnya terkait erat dengan dua wanita cantik: Mileva Maric dan Elsa Lowenthal. Lahir pada tahun 1875 di kota Titel, Serbia, Mileva Maric adalah istri pertama fisikawan Albert Einstein. Pasangan ini bertemu saat belajar di Universitas Politeknik Zurich (pendahulu Institut Teknologi Federal Swiss, atau ETH saat ini). Mereka sering berkorespondensi ketika Maric menghabiskan satu semester belajar di Heidelberg, Jerman.
Ilmuwan Einstein memberi Maric julukan "Dollie" dan mendesaknya untuk segera kembali. Setelah Maric kembali ke Swiss, keduanya resmi menjadi pasangan. Keluarga Maric mendukung hubungan mereka, tetapi orang tua Einstein keberatan. Alasan mereka adalah Maric empat tahun lebih tua dari Einstein, dan bahwa dia religius serta berasal dari budaya yang berbeda. Meskipun demikian, Maric dan Einstein tetap bersama. Pada awal tahun 1902, ia melahirkan putri pertamanya di rumah orang tuanya di Serbia dan menamainya Lieserl. Beberapa catatan menyebutkan bahwa Lieserl diadopsi oleh keluarga lain. Kabar terakhir tentang Lieserl adalah pada tahun 1903 ketika dilaporkan bahwa ia terserang demam scarlet.
Maric dan Einstein menikah di Bern, Swiss, pada tahun 1903. Setahun kemudian, mereka dikaruniai putra mereka, Hans Albert. Pada tahun 1910, keluarga Einstein semakin bertambah besar dengan kelahiran putra mereka, Eduard. Pada tahun 1914, Einstein pergi ke Berlin untuk urusan pekerjaan, dan istri serta anak-anaknya menyusulnya. Namun, Maric dan anak-anaknya segera kembali ke Swiss. Pada tahun 1916, Einstein mengajukan gugatan cerai, dan keputusan perceraian tersebut resmi berlaku tiga tahun kemudian. Sebagian orang percaya bahwa alasan runtuhnya pernikahan itu adalah karena cinta Einstein kepada sepupu jauhnya, Elsa Lowenthal. Keduanya bertemu dan menjadi dekat sekitar tahun 1912. Seperti Einstein, Elsa juga pernah menikah dan bercerai.
Elsa dianggap sebagai asisten dan pendamping tepercaya Einstein sepanjang karier dan hidupnya. Mereka menikah pada 2 Juni 1919. Setelah menikah, Elsa merawat dan mendampingi suaminya dalam penelitian ilmiahnya, serta bepergian bersamanya ke banyak tempat di seluruh dunia . Pada tahun 1993, Elsa dan suaminya memutuskan untuk tinggal di Amerika Serikat. Pada tanggal 20 Desember 1936, ia meninggal dunia di rumahnya di Princeton. Setelah kematian istrinya, Einstein tidak menikah lagi. Einstein meninggal pada tahun 1955.
Pembaca diundang untuk menonton video : Di balik kesuksesan para ilmuwan. Sumber: VTV24.
Komentar (0)