Hakimi tidak merayakan golnya saat melawan mantan klubnya, Inter Milan. |
Pada dini hari tanggal 1 Juni, dalam kemenangan Paris Saint-Germain 5-0 atas Inter Milan, Hakimi sekali lagi menegaskan dominasinya dengan mencetak gol pembuka. Dengan penampilan gemilangnya, bek kanan Maroko itu mencatatkan statistik yang mengesankan.
Dengan golnya melawan Inter, Hakimi menjadi pemain Maroko pertama yang mencetak gol di final Liga Champions. Perlu dicatat, di Liga Champions musim ini, Hakimi telah mencetak 4 gol dan memberikan 5 assist.
Ini adalah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi seorang bek dalam sejarah liga. Tidak ada bek lain dalam sejarah yang mencapai jumlah keterlibatan gol yang mengesankan (9) seperti yang dilakukan Hakimi pada musim 2024/25.
Kontribusinya tidak hanya membantu PSG menjaga stabilitas pertahanan tetapi juga membawa ketidakpastian dalam situasi penyerangan. Musim 2024/25 menyaksikan Hakimi mencapai performa puncaknya mengenakan seragam PSG.
Menurut statistik dari Opta , pemain berusia 26 tahun itu mencetak 9 gol dan memberikan 14 assist di semua kompetisi musim ini. Di final Liga Champions baru-baru ini, Hakimi tidak hanya menjalankan tugas defensifnya dengan sangat baik tetapi juga aktif berpartisipasi dalam pergerakan serangan PSG.
Akselerasinya, teknik individunya yang luar biasa, dan kesadaran taktisnya yang tajam menjadikannya kekuatan penyerang yang tangguh di sayap kanan PSG.
Hakimi, produk akademi muda Real Madrid, telah terus berkembang selama beberapa musim di Inter Milan, Borussia Dortmund, dan sekarang PSG. Berdasarkan penampilannya, ia layak dianggap sebagai salah satu bek sayap terbaik di dunia saat ini.
Sumber: https://znews.vn/hakimi-lam-nen-lich-su-post1557332.html






Komentar (0)