Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Korea Selatan melarang penggunaan ponsel pintar selama jam sekolah.

GD&TĐ - Rancangan undang-undang yang melarang penggunaan ponsel pintar di ruang kelas telah disahkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan dengan dukungan dari kedua partai besar...

Báo Giáo dục và Thời đạiBáo Giáo dục và Thời đại30/08/2025

Di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang dampak negatif ponsel pintar terhadap pembelajaran dan kesehatan mental, Korea Selatan secara resmi telah memberlakukan larangan penggunaan ponsel pintar selama jam sekolah, yang berlaku mulai Maret 2026.

Rancangan undang-undang yang melarang penggunaan ponsel pintar di ruang kelas disahkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan dengan dukungan bipartisan, yang menunjukkan tingkat konsensus sosial mengenai apa yang digambarkan sebagai "krisis generasi layar."

Pemerintah mengatakan langkah tersebut merupakan respons langsung terhadap data survei yang menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga remaja menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk menonton video di media sosial alih-alih belajar atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

Survei nasional tahun 2024 juga mengungkapkan bahwa, di antara 51 juta penduduk Korea Selatan, mayoritas mengaku menggunakan ponsel mereka "lebih dari yang diperlukan." Lebih dari sepertiga remaja Korea Selatan mengaku kesulitan mengendalikan waktu penggunaan media sosial mereka.

Kecanduan perangkat seluler tidak hanya marak di kalangan anak-anak tetapi juga orang dewasa, menimbulkan kekhawatiran tentang kesehatan mental, konsentrasi, dan produktivitas. Sebagian besar orang tua dan banyak guru telah menyatakan dukungan untuk undang-undang baru ini. Mereka berpendapat bahwa ponsel pintar telah mengikis kemampuan siswa untuk berkonsentrasi dan menghambat perkembangan keterampilan sosial mereka.

Para guru berpendapat bahwa keberadaan ponsel pintar yang terus-menerus di kelas menyebabkan gangguan, penurunan prestasi akademik, dan peningkatan stres dalam hubungan antar teman sebaya. Banyak yang berharap larangan ini akan mengembalikan lingkungan belajar yang lebih fokus dan seimbang.

Namun, larangan tersebut juga memicu kontroversi. Federasi Guru dan Pekerja Pendidikan Korea menyatakan skeptisisme, dengan alasan bahwa undang-undang tersebut dapat merampas hak siswa untuk menggunakan teknologi, yang merupakan bagian penting dari kehidupan modern.

Guru Cho Young-sun, yang bekerja di sebuah sekolah menengah di Seoul, berkomentar: “Dalam realitas saat ini, di luar sekolah dan tempat bimbingan belajar, siswa memiliki sedikit tempat untuk bertemu teman. Mereka biasanya menjaga hubungan sosial melalui KakaoTalk atau Instagram. Larangan total dapat membuat mereka merasa terisolasi.”

Beberapa siswa juga keberatan, dengan alasan bahwa ponsel pintar bukan hanya alat hiburan tetapi juga sarana pembelajaran dan komunikasi darurat dengan keluarga.

Korea Selatan bukanlah negara pertama yang menerapkan larangan penggunaan telepon di sekolah. Di Eropa, Prancis dan Finlandia telah menerapkan larangan terbatas, terutama untuk siswa yang lebih muda. Sementara itu, Italia, Belanda, dan Tiongkok telah mengadopsi langkah-langkah yang lebih ketat, melarang penggunaan ponsel pintar di seluruh lingkungan sekolah.

Bergabungnya Korea Selatan ke dalam kelompok negara yang menerapkan larangan tersebut mencerminkan kekhawatiran global tentang dampak negatif teknologi terhadap generasi muda. Namun, yang menjadi perhatian publik adalah seberapa fleksibel hukum ini akan ditegakkan, dan apakah akan ada pengecualian untuk pembelajaran daring atau situasi darurat.

Choi Eun-young, ibu dari seorang siswi berusia 14 tahun di Seoul, berbagi: “Anak-anak zaman sekarang tidak bisa lepas dari ponsel mereka. Saat pergi ke sekolah, mereka tidak hanya perlu belajar tetapi juga membangun persahabatan dan berpartisipasi dalam kegiatan kelompok. Namun, mereka malah asyik dengan ponsel mereka, sehingga melewatkan pengalaman penting.”

Menurut First Post

Sumber: https://giaoducthoidai.vn/han-quoc-cam-smartphone-trong-gio-hoc-post746316.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
kehidupan sehari-hari

kehidupan sehari-hari

Selamat hari wisuda!

Selamat hari wisuda!

Anak-anak Ha Giang

Anak-anak Ha Giang