![]() |
Halaman TikTok Garnacho sekarang hanya berisi video dari masa-masa ia bermain untuk Manchester United. |
Pemain Argentina itu secara tak terduga menghapus foto profil Instagram -nya dan menghapus semua konten terkait Chelsea dari TikTok setelah duduk di bangku cadangan saat kekalahan 0-3 melawan Manchester City pada 12 April. Namun, yang lebih menarik perhatian adalah unggahan video Garnacho yang mengenang masa-masa di Manchester United.
Langkah ini terjadi tak lama setelah Garnacho berbicara tentang kepergiannya dari Old Trafford. Meninggalkan MU pada musim panas 2025 setelah konflik dengan manajer Ruben Amorim, pemain kelahiran 2004 ini masih memiliki banyak kasih sayang untuk mantan klubnya. Dia menegaskan bahwa dia tidak menyesal dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan klub kepadanya untuk berkembang.
Di musim terakhirnya di MU, Garnacho mencetak 11 gol dan memberikan 10 assist. Namun, tidak dimasukkan ke dalam skuad di final Liga Europa yang berakhir dengan kekalahan menjadi titik balik yang merusak hubungannya dengan staf pelatih.
Sejak pindah ke Chelsea, Garnacho telah mencetak 8 gol dan memberikan 4 assist di semua kompetisi. Namun, ia belum berhasil mendapatkan tempat di tim inti di bawah asuhan manajer Liam Rosenior. Seringnya duduk di bangku cadangan, terutama di pertandingan besar, diyakini sebagai alasan menurunnya moral pemain tersebut.
Berbicara tentang periode terakhirnya di MU, Garnacho mengakui kurangnya kesabaran karena tidak bermain secara teratur. Dia mengatakan bahwa duduk di bangku cadangan di usia muda sulit untuk diterimanya, yang menyebabkan perilaku impulsif.
Aktivitas media sosial baru-baru ini menunjukkan bahwa Garnacho mungkin tidak sepenuhnya senang dengan situasinya saat ini, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya di Stamford Bridge.
Sumber: https://znews.vn/hanh-dong-ky-la-cua-garnacho-voi-mu-post1643694.html







Komentar (0)