Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Perilaku aneh Mark Zuckerberg

Zuckerberg secara pribadi merekrut talenta AI, bersedia menghabiskan ratusan juta dolar, dan mengundang orang-orang untuk makan malam di rumahnya guna membangun tim "superintelijen" di Meta.

ZNewsZNews24/06/2025

Mark Zuckerberg secara pribadi mencari bakat untuk Meta. Foto: WSJ .

Dalam upaya untuk membuat Meta siap bersaing dalam kompetisi AI, Mark Zuckerberg secara pribadi memimpin kampanye perekrutan talenta. Ia tidak hanya mengirim pesan langsung melalui email atau WhatsApp, tetapi CEO Meta itu juga bersedia menghabiskan ratusan juta dolar untuk mendatangkan para ahli terbaik dunia untuk bekerja baginya.

Menurut WSJ , miliarder teknologi itu mendekati ratusan peneliti, insinyur, ilmuwan , pakar infrastruktur, dan pengusaha di bidang AI. Tujuan utamanya adalah membangun tim "superintelijen" baru di Meta. Dalam beberapa kasus, Mark Zuckerberg menawarkan paket kompensasi hingga $100 juta , beserta undangan untuk makan malam di kediaman pribadinya di Palo Alto atau Lake Tahoe.

Beberapa orang yang awalnya menerima pesan Mark Zuckerberg mengira itu hanya lelucon. Namun, setelah memastikan bahwa kontak tersebut memang CEO Meta, mereka yakin dengan ketegasan dan tingkat investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pendiri perusahaan itu sendiri.

Tindakan tak terduga

Zuckerberg tidak hanya berhenti pada pengiriman undangan. Ia bernegosiasi untuk mengakuisisi sejumlah perusahaan rintisan, menginvestasikan miliaran dolar, dan menawarkan saham di dana modal ventura untuk mendatangkan personel kunci ke Meta. Di antara semua itu, kesepakatan senilai $14 miliar dengan Scale AI, yang didirikan oleh Alexandr Wang, baru-baru ini menjadi sorotan.

CEO berusia 28 tahun ini diharapkan memimpin tim AI baru Meta dan menjadi salah satu eksekutif dengan bayaran tertinggi di industri teknologi. Selain Wang, Meta juga berupaya menarik nama-nama besar di industri ini seperti John Schulman (pendiri OpenAI), Bill Peebles (orang di balik proyek pembuatan video Sora), dan Ilya Sutskever, mantan kepala teknik di OpenAI.

Mark Zuckerberg tim nhan tai anh 1

Mark Zuckerberg mengejutkan semua orang dengan mengirimkan email secara pribadi kepada para kandidat. Foto: Bloomberg .

Saat ini, Meta telah berinvestasi di perusahaan AI baru yang didirikan bersama oleh Sutskever dan juga sedang bernegosiasi dengan Daniel Gross dan Nat Friedman, dua tokoh berpengaruh di komunitas AI, untuk mengakuisisi saham di dana investasi yang mereka kelola.

Selain itu, Zuckerberg juga secara proaktif menghubungi Perplexity, sebuah startup AI, dan mengajukan tawaran akuisisi. Namun, belum ada informasi resmi mengenai hasil dari kesepakatan ini.

"Sebuah email darinya memiliki bobot lebih besar daripada gabungan bobot semua pakar perekrutan," kata sebuah sumber.

Strategi Zuckerberg telah menarik perhatian di dunia teknologi, bukan hanya karena implikasi finansialnya tetapi juga karena pendekatannya yang langsung dan detail. CEO Meta bahkan secara proaktif merencanakan ruang kerja untuk calon karyawan dan berkomitmen untuk menyediakan sumber daya komputasi dan keuangan maksimal, sesuatu yang hanya sedikit perusahaan teknologi yang dapat tawarkan.

Ambisius dengan tim baru

Mark Zuckerberg membentuk tim rekrutmen khusus yang disebut "Recruiting Party" untuk terus memantau kemajuan, bekerja sama erat dengan direktur SDM Janelle Gale dan pemimpin rekrutmen Ruta Singh. CEO Meta tersebut ditugaskan untuk meninjau secara menyeluruh makalah penelitian AI, mendalami teknologi, dan menjalin jaringan dengan para ilmuwan terkemuka untuk memperluas proses rekrutmen.

Mark Zuckerberg tim nhan tai anh 2

CEO Meta ingin membentuk tim ahli baru untuk membangun AI super. Foto: Bloomberg .

Terlepas dari upaya yang tampak jelas, pembangunan "tim super AI" oleh Meta masih menghadapi banyak skeptisisme. Beberapa kandidat berpendapat bahwa tujuan Zuckerberg untuk "mencapai superintelijen" masih samar dan tidak memiliki peta jalan konkret selain perekrutan massal. Ketidakstabilan dalam struktur organisasi dan restrukturisasi konstan raksasa media sosial ini juga membuat banyak ahli waspada.

Di dalam perusahaan, perbedaan perspektif pengembangan secara bertahap muncul. Yann LeCun, ilmuwan AI Meta yang direkrut Zuckerberg pada tahun 2013, tidak percaya bahwa model bahasa besar (LLM) dapat membawa umat manusia menuju kecerdasan super. Pandangan ini bertentangan dengan tren yang sedang dikejar Meta saat itu.

Saat ini, perusahaan induk Facebook sedang berupaya merebut kembali posisinya dalam persaingan yang pernah mereka pimpin. Di tengah perlombaan industri untuk "mempersenjatai" AI, Zuckerberg percaya bahwa merekrut talenta secara pribadi adalah cara tercepat dan paling efektif untuk membalikkan keadaan.

Sumber: https://znews.vn/hanh-dong-ky-la-cua-mark-zuckerberg-post1563107.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Di tengah lautan dan langit yang luas, bendera itu masih berkibar dengan bangga.

Di tengah lautan dan langit yang luas, bendera itu masih berkibar dengan bangga.

Musim bunga sim

Musim bunga sim

Menghidupkan kembali keindahan budaya rakyat.

Menghidupkan kembali keindahan budaya rakyat.