![]() |
MacBook Neo menawarkan performa yang baik di segmen laptop murah. Foto: Apple . |
Apple baru saja meluncurkan lini MacBook baru yang terjangkau, menandai pergeseran besar di pasar laptop global. Dengan harga mulai dari $599 , MacBook Neo mematahkan dominasi produsen PC Windows di segmen harga utama dan diperkirakan akan meningkatkan penjualan Apple tahun ini.
Merek-merek PC tradisional telah menyatakan keprihatinan. "Bagi merek kelas atas, harga rendah MacBook Neo merupakan kejutan bagi seluruh industri PC," kata Nick Wu, Chief Financial Officer ASUS.
Dalam konferensi pers baru-baru ini, CEO ASUS SY Hsu juga menyatakan bahwa seluruh ekosistem PC, termasuk Microsoft, Intel, dan AMD, sedang membahas strategi untuk mengatasi situasi tersebut. Mereka terpaksa meningkatkan kualitas produk mereka dan tidak dapat hanya mengandalkan keunggulan harga yang mereka miliki sebelumnya.
Kehadiran MacBook Neo memberikan keuntungan besar bagi Apple. Perusahaan riset pasar TrendForce baru saja menerbitkan laporan terperinci dengan perkiraan yang sangat optimis, yang menunjukkan bahwa Apple dapat menjual 4-5 juta unit MacBook Neo tahun ini.
Model komputer baru ini akan secara signifikan meningkatkan pengiriman komputer Apple secara keseluruhan. Pertumbuhan diperkirakan mencapai hampir 8%, terjadi di tengah pasar yang secara umum sedang menurun.
Sementara itu, gambaran keseluruhan untuk pasar laptop cukup suram. TrendForce memperkirakan pengiriman laptop akan menurun sebesar 9,2% pada tahun 2026. Permintaan konsumen terhadap perangkat elektronik tetap rendah. Mayoritas konsumen mengurangi pengeluaran mereka.
Dalam konteks tersebut, MacBook yang terjangkau menjadi fokus perhatian karena sangat sesuai dengan kebutuhan pembeli yang memperhatikan anggaran. Para ahli percaya bahwa Apple memilih waktu yang sangat tepat untuk peluncurannya.
Tantangan lain bagi produsen PC Windows berasal dari krisis rantai pasokan. Produsen PC menghadapi kekurangan komponen, dengan harga RAM dan SSD yang naik setiap hari. Kekurangan ini dipicu oleh maraknya kecerdasan buatan, yang mendorong pusat data untuk segera menimbun sejumlah besar chip memori. Kelangkaan ini diproyeksikan akan berlangsung hingga akhir tahun 2027.
Mahalnya biaya komponen memaksa produsen PC Windows untuk mengurangi lini produk mereka. Perusahaan menghentikan produksi model berbiaya rendah, memprioritaskan komponen untuk komputer kelas atas, yang menyebabkan harga eceran jauh lebih tinggi. TrendForce memprediksi bahwa harga PC Windows dapat meningkat sebesar 30-40% karena kenaikan biaya komponen dan CPU.
Berbeda dengan situasi tersebut, Apple sebagian besar kebal terhadap kenaikan harga ini. Perusahaan teknologi Amerika ini mendesain lini chip silikonnya sendiri dan juga memegang banyak kontrak pasokan komponen.
MacBook Neo menarik perhatian pengguna dengan desain unibody aluminium yang kokoh. Layar Liquid Retina 13 inci menghadirkan kualitas gambar yang tajam dan resolusi superior dibandingkan PC lain dalam kisaran harga yang sama. Dilengkapi dengan prosesor A18 Pro, ia mampu menangani tugas-tugas pekerjaan dasar. Para pelajar khususnya menghargai daya tahan baterai dan pilihan warna yang menarik dari model ini.
Sumber: https://znews.vn/cu-soc-macbook-neo-post1634319.html







Komentar (0)