Nyonya Ngo Thi Lieu lahir pada tahun 1936 di provinsi Ha Tinh. Selama perang melawan AS , ketika suaminya sering pergi bertugas, Nyonya Lieu seorang diri mengurus rumah tangga, pertanian, dan membesarkan anak-anaknya yang masih kecil, sambil aktif berpartisipasi dalam kegiatan revolusioner dan gerakan lokal. Atas kontribusinya tersebut, ia dianugerahi Medali Perlawanan Kelas Tiga, dan suaminya menerima Medali Perlawanan Kelas Satu.
Ketika Ibu Lieu berusia 49 tahun, suaminya meninggal dunia. Ia seorang diri membesarkan tujuh anak di tengah berbagai kesulitan negara. Mengingat masa lalu, ia masih ingat hari-hari pemboman di masa perang, makanan berupa kentang dan singkong yang dicampur untuk memberi makan anak-anaknya. Terlepas dari kesulitan tersebut, ia selalu berusaha untuk merawat dan membesarkan anak-anaknya menjadi orang baik. Ketegasannya, namun penuh kasih sayang, membentuk anak-anaknya menjadi anggota masyarakat yang berguna.
Seiring bertambahnya usia anak-anaknya, enam dari tujuh anaknya pindah ke Can Tho untuk tinggal dan bekerja. Untuk merawat dan mendukung ibu mereka, pada tahun 1991, anak-anaknya membawanya dari Ha Tinh ke Can Tho, tempat ia tinggal sejak saat itu. Kini, di usia 90 tahun, Ibu Lieu bahagia karena anak-anak dan cucu-cucunya telah dewasa dan meraih kesuksesan. Keluarganya merupakan contoh cemerlang dari semangat belajar dan keluarga teladan di daerah tersebut.
Dari tujuh bersaudara, enam lulus dari universitas. Semuanya memiliki kehidupan yang stabil. Saat ini, keluarga tersebut memiliki banyak cucu, cicit, dan buyut. Di antara mereka, 10 cucu memiliki gelar universitas. Sepuluh anggota keluarga besar adalah anggota Partai. Mereka tidak hanya melestarikan tradisi keluarga dan mempromosikan kecintaan terhadap pembelajaran, tetapi keluarga tersebut juga aktif mendukung dan berpartisipasi dalam gerakan sosial dan kegiatan amal di daerah setempat. Keluarga tersebut pernah menerima sertifikat penghargaan dari Komite Rakyat Distrik Hung Loi (dahulu) atas "Garis keturunan keluarga telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendidikan dan bakat."
Saat ini, ia tinggal bersama putra bungsunya dan istrinya, sementara anak-anaknya yang lain tinggal di dekatnya agar lebih mudah merawatnya. Setelah ia terjatuh dan mengalami masalah mobilitas, anak-anaknya bergantian merawatnya, memastikan selalu ada seseorang di sisinya siang dan malam. Setiap bulan, anak-anaknya juga menyumbang ke dana bersama untuk menutupi biaya hidup dan pengobatannya.
Saat Tết (Tahun Baru Imlek), hari jadi, atau perayaan ulang tahun, rumah kecil wanita tua itu dipenuhi tawa dan percakapan saat anak-anak dan cucu-cucunya berkumpul dari berbagai tempat. Terutama saat Tết, seluruh keluarga berkumpul untuk membuat banh chung (kue beras tradisional), menyiapkan hidangan tradisional, dan bertukar ucapan selamat Tahun Baru... Baru-baru ini, keluarga tersebut merayakan ulang tahun ke-90 Ibu Lieu.
Bapak Dang Van Thai, putra bungsu Ibu Lieu, berbagi: “Ibu saya sangat menyayangi anak-anak dan cucu-cucunya, tetapi beliau juga tegas dalam mengajarkan kami untuk menjunjung tinggi tradisi keluarga, menghormati orang tua, saling mencintai dan mendukung, serta melakukan apa yang benar dan adil. Sepanjang hidupnya, beliau bekerja keras untuk anak-anak dan cucu-cucunya, sehingga saya dan saudara-saudara saya selalu ingin memberikan yang terbaik untuknya. Meskipun beliau tinggal bersama saya dan istri saya, saya dan saudara-saudara saya sering mengunjungi dan membantunya. Ketika beliau sakit atau kurang sehat, selalu ada seseorang di sisinya untuk merawatnya.”
Nenek Lieu berbagi perasaannya: “Setelah melewati begitu banyak suka duka, kegembiraan dan kesedihan dalam hidup, saya sekarang sangat lega bahwa anak-anak dan cucu-cucu saya hidup di negara yang damai dan stabil, tidak harus menderita akibat perang seperti generasi kami. Anak-anak dan cucu-cucu saya semuanya berusaha untuk belajar, bekerja, dan menjalani kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat. Keluarga saya harmonis, dan saya serta saudara-saudara saya rukun dan saling menyayangi. Itulah kebahagiaan terbesar saya!”
Keluarga Ibu Ngo Thi Lieu adalah bukti nyata dari pepatah "Keluarga yang harmonis membawa kemakmuran." Tradisi keluarga mereka, kecintaan pada pembelajaran, dan ikatan erat antar generasi bukan hanya sumber kebanggaan bagi garis keturunan, tetapi juga berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai budaya positif di dalam masyarakat.
LE THU
Sumber: https://baocantho.com.vn/hanh-phuc-cua-nguoi-me-90-tuoi-a208546.html











