
Beroperasi sejak tahun 2000, Asosiasi Amal Luc Yen, dengan hampir 20 anggota, disatukan oleh hati yang mau mendengarkan dan filosofi hidup yang berlandaskan berbagi. Setiap anggota memiliki pekerjaan yang berbeda, tetapi betapapun sibuknya mereka, mereka tetap mendedikasikan waktu dan upaya mereka untuk pekerjaan amal, mengorganisir penggalangan dana dan dukungan bagi mereka yang membutuhkan.
Semuanya berawal dari makanan dan pakaian sederhana, tetapi selama bertahun-tahun, cakupan pekerjaannya telah meluas: dari secara langsung mendukung individu dalam keadaan sulit dan kekurangan, hingga mengunjungi, mensponsori, dan menyumbangkan perlengkapan penting ke sekolah-sekolah di daerah terpencil dan pusat-pusat kesehatan yang kurang mampu.
Bapak Nguyen Van Hung, Presiden Asosiasi Amal Luc Yen, menyampaikan bahwa harapan terbesar para anggota adalah agar perbuatan baik ini menyebar lebih luas lagi sehingga lebih banyak orang yang berada dalam kesulitan dapat menerima bantuan.

Nilai inti yang telah membangun kepercayaan dan keberlanjutan bagi Asosiasi Amal Luc Yen selama 15 tahun terakhir adalah transparansi. Setiap pendapatan dan pengeluaran, sekecil apa pun, dan setiap situasi sulit yang membutuhkan bantuan, diunggah secara detail, lengkap dengan gambar dan konfirmasi spesifik, di halaman penggemar dan halaman Facebook asosiasi tersebut.
Ini bukan hanya tindakan yang bertanggung jawab tetapi juga menunjukkan semangat mulia para anggota asosiasi, membuat para donatur merasa bahwa dukungan mereka telah sampai ke tempat yang tepat dan membantu orang yang tepat.

Perjalanan sukarelawan, terutama di daerah pegunungan terpencil seperti Luc Yen dan sekitarnya, tidak pernah mudah. Beberapa perjalanan melibatkan menempuh jarak yang panjang dan berbahaya, terkadang berjalan kaki selama berjam-jam hanya untuk mengantarkan hadiah atau selimut hangat. Tetapi bagi anggota Asosiasi Sukarelawan Luc Yen, cinta dan empati telah menjadi sumber energi yang tak habis-habisnya, membantu mereka mengatasi semua kesulitan dan membawa kehangatan serta harapan kepada mereka yang paling membutuhkan.
Melihat sorot mata para siswa saat menerima buku dan perlengkapan sekolah, emosi para lansia saat memegang mantel hangat di tangan mereka, semua kelelahan lenyap. Pada saat itu, kami tidak lagi merasa sebagai pemberi, tetapi sebagai penerima, menerima kepercayaan dan harapan dari mereka yang kami bantu.
Ibu Dang Xa My, yang tinggal di desa Sac Phat, komune Muong Lai, telah buta selama 20 tahun dan tinggal bersama dua putranya yang mengalami keter intellectual disability (keterbatasan intelektual). Setelah menerima hadiah dari para dermawan melalui Asosiasi Amal Luc Yen, beliau dengan emosional berbagi: " Saya merasa sangat bahagia dan bersyukur atas bantuan dari Asosiasi Amal Luc Yen."

Lima belas tahun beroperasi telah menjadi tahun di mana Asosiasi Amal Luc Yen telah menyaksikan perubahan positif yang tak terhitung jumlahnya dalam kehidupan orang-orang yang kurang beruntung dan rentan: banyak anak dapat melanjutkan pendidikan mereka, dan banyak yang menemukan sistem dukungan yang solid untuk membantu mereka mengatasi kesulitan mereka. Setiap perubahan kecil ini adalah bukti kekuatan kebaikan hati manusia dan perjalanan dari hati ke hati.
Sumber: https://baolaocai.vn/hanh-trinh-tu-trai-tim-den-trai-tim-post887212.html







Komentar (0)