
Salad ikan mas Quan Son berbeda dari banyak jenis salad ikan lainnya. Ikan mas yang digunakan dibudidayakan secara alami di Danau Quan Son. Menurut penduduk setempat, ikan mas di sini memakan alga dan lumut air tawar, sehingga dagingnya harum, manis, dan tidak terlalu amis. Orang biasanya memilih ikan dengan berat 2-3 kg, dengan daging yang kenyal dan sedikit duri kecil untuk salad. Setelah dibersihkan, ikan difilet, diiris tipis, direndam dalam air lemon atau cuka untuk menghilangkan bau dan menciptakan tekstur renyah, kemudian dimarinasi dengan tepung beras sangrai, lengkuas, serai, bawang putih, dan cabai yang dihaluskan. Ciri khas salad ikan mas Quan Son adalah seluruh isi perut dan telur ikan dibuang, dibersihkan, dihaluskan bersama dengan perut babi, dibumbui, lalu dikukus menjadi hidangan yang disebut "boi".
Menikmati salad ikan mas Quan Son cukup rumit. Untuk menyantapnya secara otentik, Anda membutuhkan lebih dari 10 jenis daun hutan dan kebun, yang dipetik pagi-pagi sekali, seperti Barringtonia, Krisan, daun jeruk nipis, daun ara, Centella asiatica, dan daun adas bintang... Saat makan, penikmat akan menumpuk daun-daun tersebut seperti pakaian. Daun ara membungkus bagian luar, diikuti oleh daun-daun yang lebih kecil di bagian dalam, lalu menggulungnya menjadi bentuk corong kecil. Ukuran gulungan tergantung pada keahlian penikmat. Setelah corong daun selesai, penikmat mengambil sepotong ikan yang dicampur dengan bubuk beras panggang, menambahkan sepotong jahe, satu siung bawang putih, cabai, sepotong mangga hijau, sesendok "boi" (sejenis bumbu), menaburi kacang panggang, dan memasukkannya ke dalam corong daun. Penikmat kemudian akan memasukkan seluruh corong daun yang berisi ikan, boi, dan kacang panggang ke dalam mulut mereka untuk dinikmati.
Rasa sepat dari daun ara dan daun beringin, sedikit rasa pahit dari daun krisan, aroma harum daun jeruk nipis, dipadukan dengan rasa manis dan menyegarkan dari ikan segar, rasa pedas dari cabai dan lengkuas, serta rasa gurih yang kaya dari kacang tanah panggang dan "bổi" (sejenis rempah), semuanya menciptakan ledakan rasa. Kombinasi rempah-rempah yang sempurna ini, ditambah sedikit arak beras lokal, menjadikan salad ikan mas Quan Son sebagai hidangan tak terlupakan yang akan selalu diingat oleh para penikmatnya.
Saat ini, bersama dengan lanskap alamnya yang mempesona, salad ikan mas Quan Son telah menjadi "merek" kuliner Hanoi, sebuah daya tarik tersendiri dalam perjalanan menjelajahi pinggiran barat daya ibu kota.
Sumber: https://hanoimoi.vn/hap-dan-goi-ca-me-quan-son-715278.html






Komentar (0)