Cedera Havertz merupakan tantangan besar bagi Arsenal. |
The Athletic melaporkan bahwa pemain internasional Jerman itu tidak ikut latihan pada 20 Agustus karena cedera lutut. Tim medis Arsenal belum dapat menentukan waktu pemulihan pasti untuk pemain berusia 26 tahun itu, tetapi indikasi awal menunjukkan Havertz mungkin akan absen dalam waktu yang lama.
Pada bulan Februari lalu, Havertz juga mengalami cedera lutut serius dan akan absen hingga akhir musim 2024/25. Tim medis Arsenal khawatir bahwa sang striker mungkin mengalami kambuh cedera lutut, masalah yang seringkali menjadi mimpi buruk bagi banyak pemain profesional.
Dengan demikian, pemain baru Viktor Gyokeres saat ini adalah satu-satunya striker yang fit untuk manajer Mikel Arteta. Gabriel Jesus masih dalam masa pemulihan dari cedera ligamen anterior cruciate yang dialaminya pada bulan Januari dan diperkirakan baru akan kembali pada awal tahun 2026.
Cedera Havertz telah menjerumuskan Arsenal ke dalam krisis lini serang, dan mereka kemungkinan besar harus mendatangkan pemain baru untuk mengimbanginya. Dalam pertandingan pembuka Liga Premier melawan Manchester United, Havertz masuk sebagai pemain pengganti untuk Gyokeres pada menit ke-60.
Sejak pindah dari Chelsea ke Arsenal pada musim panas 2023, pemain asal Jerman ini telah tampil sebanyak 88 kali dan mencetak 29 gol, dan dianggap oleh manajer Arteta sebagai pilihan berkualitas untuk posisi penyerang tengah. Meskipun Arsenal telah mendatangkan Gyokeres, Arteta berulang kali menekankan bahwa Havertz masih dipertimbangkan untuk peran penyerang tengah.
Sumber: https://znews.vn/havertz-dinh-chan-thuong-nang-post1578533.html







