![]() |
| Warga desa Lang Khay 1, komune Kien Dai, bersatu dalam membangun jalan beton di dalam ladang mereka. |
Bekerja sama untuk membuka jalan baru bagi produksi.
Desa Lang Khay 1 di komune Kien Dai saat ini memiliki 142 rumah tangga dengan 648 penduduk dan terletak sekitar 20 km dari pusat komune. Sebelumnya, karena kurangnya jalan beton di dalam sawah, masyarakat sebagian besar bepergian dan mengangkut hasil pertanian di sepanjang tanggul sawah yang sempit; selama musim hujan, daerah-daerah ini sering berlumpur dan licin, menyebabkan banyak kesulitan bagi kehidupan sehari-hari dan produksi rumah tangga. Oleh karena itu, pengenalan mekanisasi dalam produksi pertanian sangat terpengaruh, meningkatkan biaya dan mengurangi efisiensi tenaga kerja.
Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah komune Kien Dai telah mengintensifkan upaya penyebaran informasi dan mobilisasi masyarakat untuk menyumbangkan lahan dan tenaga kerja guna memperluas jalan pedesaan. Pada tahun 2025, di desa Lang Khay 1 saja, 35 keluarga menyumbangkan lahan seluas lebih dari 2.000 m2, berkontribusi pada pengaspalan jalan pedesaan sepanjang 750 m, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi transportasi produk pertanian dan pengembangan produksi pertanian.
Bapak Ma Van Tao, Kepala Desa Lang Khay 1, mengatakan: "Proses mobilisasi menghadapi banyak kesulitan karena sebagian besar wilayah yang terdampak adalah lahan pertanian, yang secara langsung memengaruhi mata pencaharian rumah tangga. Untuk menciptakan konsensus di antara masyarakat, bersamaan dengan mempromosikan propaganda, keluarga saya memberi contoh dengan menyumbangkan seluruh area kolam untuk membuka jalan. Berkat itu, gerakan tersebut mendapat respons positif dari penduduk desa."
Tidak hanya keluarga Bapak Tao, tetapi di banyak desa di komune tersebut, gerakan untuk menyumbangkan lahan untuk pembangunan jalan pedesaan juga berlangsung dengan antusias. Banyak rumah tangga secara sukarela menyumbangkan sebagian lahan pertanian mereka, bahkan menebang pohon-pohon tua dan membongkar bangunan tambahan untuk menciptakan ruang bagi pembangunan. Patut dicatat bahwa proses pelaksanaannya tidak menimbulkan keluhan atau pertanyaan apa pun, menunjukkan tingkat konsensus yang tinggi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Secara khusus, masyarakat tidak hanya menyumbangkan lahan tetapi juga aktif berpartisipasi dalam hari kerja, berkontribusi untuk mempercepat kemajuan pembangunan. Ibu Ly Thi Lan, dari desa Ban Ho, mengatakan: “Sebelumnya, setiap kali kami panen padi, kami harus membawanya dengan berjalan kaki melewati jalan yang licin, yang sangat sulit. Sejak jalan beton dibangun, kendaraan dapat mencapai daerah tersebut, sehingga transportasi menjadi jauh lebih mudah. Sumbangan lahan keluarga saya mungkin tidak besar, tetapi ini adalah tanggung jawab bersama; semua orang ingin berkontribusi pada pembangunan tanah air kita.”
![]() |
| Jalan pedesaan di desa Ban Ho, komune Kien Dai, telah diaspal, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman bagi warga setempat. |
Perbaikan infrastruktur mendorong pembangunan ekonomi .
Menurut laporan dari Komite Rakyat Komune Kien Dai, pada tahun 2025, lebih dari 100 rumah tangga di komune tersebut menyumbangkan lahan seluas kurang lebih 7.500 m2 untuk pembangunan jalan pedesaan dan jalan antar sawah. Panjang total jalan beton yang menghubungkan desa dan antar sawah yang dibangun adalah 3,654 km dan telah selesai serta mulai digunakan.
Perluasan dan pengaspalan jalan pedesaan telah membawa banyak manfaat praktis bagi masyarakat. Jalan-jalan baru tersebut tidak hanya mempermudah perjalanan tetapi juga menciptakan kondisi untuk penerapan mesin dalam produksi, mulai dari persiapan lahan dan penanaman hingga panen. Akibatnya, produktivitas tenaga kerja meningkat, biaya produksi menurun, dan pendapatan masyarakat meningkat. Budi Bui Manh Hung, Ketua Komite Rakyat Komune Kien Dai, mengatakan: “Gerakan donasi lahan untuk pembangunan jalan pedesaan telah mendapat dukungan yang sangat tinggi dari masyarakat. Ini merupakan faktor penting yang membantu daerah ini memenuhi kriteria transportasi dalam program pembangunan pedesaan baru.”
Pada tahun 2026, Komune Kien Dai akan terus mengembangkan rencana investasi untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas transportasi yang melayani produksi dan kehidupan sehari-hari. Komune berencana untuk memperkeras jalan pedesaan sepanjang 2-3 km, meningkatkan beberapa jalan utama desa; membangun dan memperkuat saluran irigasi; dan merenovasi infrastruktur penting seperti pusat kebudayaan dan sistem drainase. Melalui upaya-upaya ini, Komune bertujuan untuk secara bertahap memenuhi kriteria pembangunan pedesaan baru yang maju, memenuhi kebutuhan pembangunan sosial-ekonomi daerah tersebut.
Perluasan dan pengaspalan jalan pedesaan tidak hanya memfasilitasi produksi pertanian dan transportasi, tetapi juga membuka jalur pembangunan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat komune Kien Dai. Lebih penting lagi, ini adalah hasil dari konsensus dan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat. Melalui tindakan praktis ini, lanskap pedesaan komune Kien Dai semakin membaik, menciptakan fondasi yang kokoh bagi daerah tersebut untuk terus meningkatkan kualitas kriteria pembangunan pedesaan baru.
Teks dan foto: Ngan Ha
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/xa-hoi/202604/hien-dat-lam-duong-noi-dong-609045d/








Komentar (0)