
Pelatih Vanenburg mengeluhkan kondisi fisik para pemain Indonesia - Foto: BOLA
Pada malam tanggal 9 September (waktu Vietnam), Indonesia kalah dari Korea Selatan dengan skor 0-1 dalam pertandingan terakhir Grup J, sehingga gagal lolos ke Kejuaraan Asia U23 AFC 2026.
Pelatih asal Belanda yang melatih timnas U23 Indonesia menyatakan kekecewaannya yang mendalam terhadap kondisi fisik para pemainnya dan mengkritik sistem liga di negara tersebut.
Surat kabar Bola mengutip pernyataannya setelah pertandingan: "Jika kita menonton pertandingan malam ini lagi, semua orang akan melihat bahwa kita sebenarnya bisa mencapai hasil yang jauh lebih baik."
Sekali lagi, Indonesia menghadapi masalah terkait kondisi fisik para pemainnya, yang hampir tidak pernah bermain di turnamen kandang sendiri. Para pemain saya kondisi fisiknya buruk; mereka kehabisan energi sekitar menit ke-60."
Menurut pakar strategi asal Belanda tersebut, pemain muda Indonesia tidak diberi kesempatan yang memadai untuk berkompetisi di liga nasional.
Dan Bapak Vanenburg mengusulkan sebuah solusi: menciptakan lebih banyak kesempatan bermain bagi pemain muda. "Jika kita melihat Korea Selatan, mereka juga memiliki liga ini, dan pemain muda mereka mendapat kesempatan bermain setiap minggu."
Jadi ada dua hal yang perlu dibahas. Pertama adalah aspek fisik. Dan kedua, ketika para pemain kembali ke klub mereka, mereka benar-benar membutuhkan waktu bermain agar siap menghadapi turnamen seperti ini."
Tuan Vanenburg, berusia 61 tahun, adalah seorang pelatih berpengalaman di sepak bola Eropa, setelah melatih klub-klub ternama seperti PSV dan 1860 Munich.
Awal tahun ini, Vanenburg ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Indonesia sebagai asisten pelatih Patrick Kluivert di tim nasional, sekaligus mengemban peran sebagai pelatih kepala tim U23.
Sumber: https://tuoitre.vn/hlv-doi-u23-che-bai-nen-bong-da-indonesia-20250910060410757.htm






Komentar (0)