
Menurut sumber di media Spanyol dan Portugal, ahli strategi asal Portugal berusia 63 tahun itu telah mencapai kesepakatan untuk kembali sebagai pelatih kepala Real Madrid.
Di halaman Twitter pribadinya, Fabrizio Romano, salah satu pakar berita transfer paling terkemuka di dunia , juga menggunakan frasa yang sudah dikenal luas "Here we go" untuk menegaskan keakuratan mutlak kesepakatan tersebut.
Jurnalis Italia itu menambahkan: “Jose Mourinho akan kembali ke Real Madrid. Mari kita mulai. Semua persyaratan telah disepakati antara Jose Mourinho dan Real Madrid. Sekarang, kedua belah pihak hanya menunggu untuk menyelesaikan administrasi dan menandatangani dokumen final.”
Untuk mewujudkan tekad mereka membawa kembali "The Special One", manajemen Los Blancos dilaporkan bersedia mengeluarkan hingga 7 juta euro untuk melepaskannya dari kontraknya dengan Benfica sebelum masa kontraknya berakhir.
Di kejuaraan nasional Portugal musim lalu, pelatih Mourinho membantu Benfica mempertahankan rekor tak terkalahkan yang mengesankan dengan 23 kemenangan dan 11 hasil imbang; namun, tim tersebut hanya finis di posisi ketiga secara keseluruhan, di belakang Sporting Lisbon dan Porto.
Sebelum menyelesaikan kesepakatan Mourinho, Real Madrid dikabarkan telah menghubungi sejumlah ahli strategi terkenal lainnya termasuk Jurgen Klopp, Mauricio Pochettino, Julian Nagelsmann, Didier Deschamps, dan Massimiliano Allegri.
Namun, media Spanyol mengklaim bahwa hanya mantan manajer Chelsea yang terlibat dalam negosiasi resmi dengan Royal Club.
Sesuai rencana, segera setelah Real Madrid menyelesaikan pertandingan terakhir mereka melawan Athletic Bilbao pada 24 Mei, Pelatih Mourinho akan terbang ke Madrid untuk secara resmi mengambil alih kursi pelatih.

Kembalinya Mourinho ke Madrid sebenarnya bukanlah kejutan besar bagi para penggemar, karena rumor tersebut telah beredar sejak beberapa waktu lalu.
Saat ini, Real Madrid sedang dilanda krisis karena berbagai alasan, terutama konflik internal yang kompleks. Ruang ganti tim sangat terpecah belah oleh berbagai faksi, contoh terbaru adalah perseteruan antara bintang Valverde dan Tchouameni. Selain itu, bintang-bintang besar seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Jr. memiliki ego yang kuat dan jarang menemukan titik temu.
Dalam konteks itu, Presiden Florentino Perez melihat Jose Mourinho sebagai satu-satunya nama yang memiliki bobot, ketangguhan, dan kepribadian yang cukup kuat untuk memulihkan ketertiban di ruang ganti dan melakukan pembangunan kembali secara menyeluruh.
Di masa lalu, periode dari 2010 hingga 2013 di bawah kepemimpinan Mourinho dianggap sebagai salah satu era paling gemilang bagi Real Madrid. Ia membantu Los Blancos memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Khususnya pada musim 2011-2012, ahli strategi asal Portugal ini menciptakan "Era 100 Poin" yang bersejarah di liga domestik dengan rekor mencetak gol yang belum pernah terjadi sebelumnya, menghancurkan dominasi yang tampaknya tak terkalahkan dari rival abadi mereka, Barcelona, pada masa kejayaannya.
Meskipun dia meninggalkan Bernabeu lebih dari 10 tahun yang lalu, dia masih menerima rasa hormat yang besar dari jajaran petinggi klub dan para Madridista.
Namun, kembalinya kali ini diprediksi akan penuh dengan tantangan. "The Special One" sendiri telah menetapkan syarat yang sangat tegas bagi manajemen klub. The Athletic mengungkapkan bahwa Mourinho tidak akan mentolerir campur tangan pemain dalam urusan profesional, terutama mengenai hak untuk memilih susunan pemain inti.
Selain itu, Mourinho meminta manajemen klub untuk mengizinkannya berkonsentrasi penuh pada pelatihan, tugas profesional, dan konferensi pers taktis, alih-alih harus memikul tanggung jawab sebagai perwakilan media klub.
Sumber: https://baovanhoa.vn/the-thao/hlv-jose-mourinho-dat-thoa-thuan-tro-lai-dan-dat-real-madrid-229450.html






Komentar (0)