![]() |
Pelatih Moriyasu memikul tanggung jawab penuh atas kekalahan Jepang . |
Setelah pertandingan, pelatih berusia 57 tahun itu mengungkapkan kekecewaannya: "Saya benar-benar menyesal karena tidak dapat membawa kemenangan bagi para penggemar. Sebagai pelatih kepala, saya merasa tanggung jawab ada pada saya dan saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada semua orang."
"Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar yang datang ke stadion di Houston untuk mendukung tim. Saya juga tahu bahwa banyak orang di Jepang dan di seluruh dunia begadang untuk menonton pertandingan di televisi dan platform online. Dukungan mereka sangat berarti bagi kami," tambah Moriyasu.
Pak Moriyasu mengakui bahwa tersingkir di babak gugur sangat menyakitkan. Namun, beliau menegaskan bahwa para pemain telah berjuang dengan sekuat tenaga dan tidak ada yang perlu disesalkan mengenai semangat juang mereka.
"Ini hasil yang sulit diterima, tetapi para pemain telah memberikan yang terbaik. Mereka selalu berusaha setiap hari dan bermain dengan semangat yang tinggi. Staf pelatih dan seluruh tim pendukung juga bekerja keras. Kami sangat kecewa, tetapi kami akan menerima hasil ini dan menjadikannya motivasi untuk kembali lebih kuat di masa depan."
Kekalahan melawan Brasil juga menandai kali kelima dalam sejarah Jepang tersingkir di pertandingan pertama babak gugur Piala Dunia.
Sumber: https://znews.vn/hlv-nhat-ban-noi-gi-sau-that-bai-post1664572.html





























































