![]() |
Pelatih Troussier memperhatikan mantan muridnya itu. |
Pelatih Philippe Troussier dengan berani memberi Dinh Bac kesempatan untuk bergabung dengan tim nasional ketika pemain itu baru berusia 19 tahun. Setelah acara Golden Ball Vietnam, ia meninggalkan pesan singkat namun bermakna di halaman pribadi mantan muridnya: "Masih banyak kisah indah yang menunggu untuk kamu tulis."
Pesan itu dengan cepat menarik perhatian yang signifikan dari para penggemar. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pelatih asal Prancis itu masih mengikuti perkembangan bakat muda yang telah ia bimbing. Dinh Bac menjawab singkat: "Ya, Pak."
Di bawah asuhan pelatih Troussier, Dinh Bac dipanggil ke final Piala Asia 2023 dan memberikan kesan yang kuat dalam pertandingan melawan Jepang dengan sundulan indah ke belakang. Ia menjadi salah satu dari sedikit亮点 (titik terang) bagi tim Vietnam melawan lawan papan atas di benua itu.
Dinh Bac semakin dewasa. Ia adalah kekuatan pendorong di balik kemenangan tim U22 Vietnam meraih medali emas di SEA Games ke-33. Di Thailand, Dinh Bac berulang kali dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, sebelum mencetak gol penting di final yang membantu tim U22 Vietnam bangkit dari ketertinggalan untuk menang 3-2 melawan tim tuan rumah.
Tidak hanya menarik perhatian di lapangan, Dinh Bac juga menerima banyak dukungan setelah acara tersebut ketika ia memutuskan untuk menyumbangkan seluruh hadiah uang sebesar 45 juta VND dari penghargaan Bola Perak dan Pemain Muda Terbaik Tahun Ini untuk amal.
Sumber: https://znews.vn/hlv-troussier-nhan-nhu-dinh-bac-post1466442.html







Komentar (0)