Dengan antarmuka baru ini, pengguna akan lebih mudah mencari dan menggunakan fungsi-fungsi seperti: pendaftaran pajak, fungsi pembayaran pajak, dukungan untuk penyelesaian pajak penghasilan pribadi, dan pencarian kewajiban pajak. Fungsi-fungsi ini telah dikelompokkan secara logis, membantu wajib pajak untuk dengan mudah menavigasi dan melakukan transaksi yang diperlukan langsung di ponsel mereka.
Menurut Direktorat Jenderal Pajak, salah satu peningkatan utama adalah penambahan fungsi "Lupa Akun (Nomor Identifikasi Pajak)", yang memungkinkan wajib pajak untuk mencari nomor identifikasi pajaknya hanya dengan menggunakan informasi Kartu Identitas Warga Negara atau Kartu Identitas Nasional. Ini sangat berguna bagi mereka yang sering lupa nomor identifikasi pajaknya atau tidak ingat informasi login mereka.
Fungsi "Pendaftaran Akun" dan "Login" juga telah ditingkatkan tidak hanya untuk meningkatkan pengalaman pengguna tetapi juga untuk memastikan keamanan yang lebih tinggi, dengan mematuhi secara ketat peraturan baru berdasarkan Keputusan Pemerintah No. 69/2024/ND-CP tentang identifikasi dan otentikasi elektronik.

Pada versi baru ini, pengguna dapat masuk sepenuhnya menggunakan akun VneID mereka; sistem kemudian akan memverifikasi tingkat identitas akun tersebut. Jika akun tersebut telah diberikan identifikasi elektronik tingkat 2, pengguna dapat mengakses sistem dengan aman.
Jika akun Anda hanya memiliki verifikasi Level 1, Anda perlu menghubungi pihak berwenang terkait untuk meningkatkan ke verifikasi elektronik Level 2 agar dapat menggunakan fitur aplikasi. Oleh karena itu, pengguna perlu memastikan akun VneID mereka telah mencapai verifikasi Level 2 untuk menghindari gangguan saat mengakses aplikasi.

Fitur penting lainnya adalah fungsi "Bayar Pajak atas Nama Orang Lain", yang memungkinkan pengguna untuk memindai kode QR atau membayar pajak atas nama orang lain menggunakan nomor identifikasi pajak mereka. Ini sangat praktis bagi mereka yang perlu membayar pajak untuk kerabat tanpa harus melakukan banyak langkah yang rumit.
Secara spesifik, eTax Mobile versi 3.2.0 telah meningkatkan fungsi "Pembayaran Pajak", mendukung wajib pajak dalam membuat daftar slip pembayaran otomatis dengan memilih pajak terutang atau jumlah pajak yang harus dibayar sebagaimana diatur dalam Pasal 2, Ayat 57 Undang-Undang Administrasi Pajak 38/2019/QH14, yang mewajibkan pembayaran berdasarkan urutan pajak yang harus dibayar, utang pajak, dan kewajiban pajak yang timbul, serta mendukung pembuatan kode QR untuk slip pembayaran kewajiban pajak yang timbul.
Perwakilan dari Direktorat Jenderal Pajak menilai bahwa, dengan peningkatan dan perubahan signifikan ini, eTax Mobile 3.2.0 tidak hanya membantu wajib pajak menghemat waktu tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam memenuhi kewajiban pajak mereka. Versi baru ini tersedia di sistem operasi iOS dan Android dan akan siap melayani pengguna mulai 26 Agustus 2024.
Quoc Tuan
Sumber: https://vietnamnet.vn/ho-tro-nop-thue-nhanh-voi-phien-ban-etax-mobile-moi-2317146.html










Komentar (0)