
Kunjungan ini bertujuan untuk mendokumentasikan proses masyarakat membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana alam, sekaligus menilai efektivitas bantuan kemanusiaan, pemulihan awal, dan peningkatan kapasitas untuk menanggapi guncangan iklim di masa depan.
Pada Oktober 2025, topan Matmo dan Bualoi menyebabkan banjir dan tanah longsor yang meluas di banyak provinsi di wilayah tengah dan utara. Di Thai Nguyen, permukaan air Sungai Cau melebihi batas banjir historis, membanjiri lebih dari 200.000 rumah dan sangat memengaruhi rumah tangga miskin dan hampir miskin serta kelompok rentan yang tinggal di sepanjang sungai. Total kerugian ekonomi di provinsi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 4.295 miliar VND.
Sebagai respons terhadap kerusakan tersebut, Pemerintah Australia memberikan dukungan keuangan kepada UNDP untuk melaksanakan proyek di Thai Nguyen, yang berfokus pada pemulihan mata pencaharian, perbaikan rumah, peningkatan infrastruktur penting, dan penguatan ketahanan masyarakat. Proyek ini memprioritaskan kelompok rentan seperti rumah tangga miskin dan hampir miskin, perempuan, kelompok etnis minoritas, anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan komunitas pengungsi.

Di komune Dong Hy, delegasi tersebut menghadiri upacara penyerahan jalan pedesaan yang telah ditingkatkan, upacara peletakan batu pertama pembangunan perumahan tahan bencana, dan mengunjungi kegiatan yang mendukung mata pencaharian bagi koperasi lokal.
Dalam pidatonya di acara tersebut, Bapak Nong Quang Nhat, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Thai Nguyen, sangat mengapresiasi kerja sama antara Vietnam, Pemerintah Australia, dan UNDP dalam mendukung masyarakat untuk menanggapi dan pulih setelah bencana alam.
Menurutnya, perubahan iklim semakin berdampak serius di banyak negara, termasuk Vietnam dan provinsi Thai Nguyen. Pada tahun 2025 saja, bencana alam menyebabkan kerugian sekitar 13 triliun VND di provinsi tersebut. Dukungan tepat waktu dari Pemerintah, kementerian dan lembaga pusat, UNDP, dan Kedutaan Besar Australia telah berkontribusi membantu masyarakat di daerah yang terkena dampak untuk secara bertahap menstabilkan kehidupan mereka dan memulihkan mata pencaharian mereka.
Wakil Duta Besar Australia untuk Vietnam, Renée Deschamps, menyatakan bahwa Vietnam adalah mitra penting Australia di Asia Tenggara. Australia selalu berdiri di samping rakyat Vietnam di masa-masa sulit. Ia mengungkapkan rasa harunya menyaksikan dampak positif dari dukungan Australia serta ketahanan rakyat Vietnam setelah banjir besar pada tahun 2025.
Salah satu kegiatan penting proyek ini adalah dimulainya pembangunan rumah baru untuk Ibu Hoang Thi Lien, seorang penerima manfaat yang rentan di komune Dong Hy. Ibu Lien menyatakan bahwa rumah lama keluarganya rusak parah akibat banjir, dan tidak lagi aman. Menerima dukungan untuk membangun rumah baru tidak hanya akan membantu keluarganya menstabilkan kehidupan mereka tetapi juga mengurangi risiko dari bencana di masa depan.

Sesuai rencana, proyek ini akan mendukung pembangunan dan perbaikan 60 rumah yang rusak, peningkatan dua jalan pedesaan, sehingga meningkatkan konektivitas, memastikan perjalanan yang lebih aman selama musim hujan, dan mendukung peredaran barang serta pemulihan produksi lokal.
Selain dukungan perumahan dan infrastruktur, proyek ini juga melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas untuk tim tanggap darurat tingkat komunitas, menyediakan peralatan penyelamatan, bantuan tunai serbaguna, dan mempromosikan inisiatif pemulihan mata pencaharian. Kegiatan-kegiatan ini berkontribusi untuk membantu koperasi lokal memulihkan produksi dengan cepat, menciptakan lapangan kerja, dan menstabilkan pendapatan bagi masyarakat yang terdampak.
Sumber: https://nhandan.vn/ho-tro-tinh-thai-nguyen-phuc-hoi-sau-bao-lu-post960656.html








Komentar (0)