Ringkasan Rapat Peninjauan Kerja Kesehatan Agustus 2025
Pada bulan Juli, sektor kesehatan provinsi secara efektif melaksanakan pekerjaan melindungi dan menjaga kesehatan masyarakat. Jumlah kunjungan rawat jalan adalah 148.172, dengan 24.210 pasien rawat inap dan 77.449 pasien rawat jalan; jumlah pasien yang dirujuk ke fasilitas tingkat lebih tinggi adalah 9.791. Situasi penyakit terkendali, tanpa adanya wabah baru yang tercatat di seluruh provinsi. Wabah campak di daerah Song Ma masih berlangsung ; per tanggal 9 Juli 2025, terdapat 557 kasus, 552 di antaranya telah sembuh, dan 5 saat ini sedang menjalani perawatan. Tidak ada kasus berat atau kematian yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Tiga wabah campak di daerah Quynh Nhai, Bac Yen, dan Sop Cop telah dinyatakan berakhir. Jumlah total anak di bawah satu tahun yang telah menerima vaksinasi lengkap hingga 30 Juni 2025 adalah 10.870, mencapai 53,6% (peningkatan 27% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024). Jumlah anak yang divaksinasi terhadap Hepatitis B dalam 24 jam pertama setelah lahir adalah 7.363, mencapai 36,3% (peningkatan 2% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024). Jumlah anak di bawah satu tahun yang divaksinasi terhadap Campak adalah 12.079, mencapai 59,5% (peningkatan 9% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024). Mengenai keamanan pangan, pada bulan Juli, terjadi dua insiden keracunan makanan yang melibatkan 19 orang yang dirawat di rumah sakit. Penyebab keracunan makanan tersebut belum teridentifikasi. Selain itu, terdapat 49 kasus yang tersebar.
Pekerjaan kesejahteraan sosial dipastikan berjalan dengan baik, dengan total 42.402 orang menerima bantuan sosial di provinsi tersebut, termasuk 42.226 orang di masyarakat dan 176 orang di fasilitas kesejahteraan sosial. Permohonan untuk anak yatim piatu ditinjau dan diterima untuk perawatan di Pusat; Komite Rakyat di tingkat kecamatan dan desa menyusun daftar orang lanjut usia berusia 90 dan 100 tahun yang akan dihormati dan dirayakan pada tahun 2026. Pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, pengelolaan lingkungan kesehatan, komunikasi kesehatan, kependudukan, kesejahteraan sosial, dan pencegahan kejahatan sosial... mendapat perhatian komprehensif dan diimplementasikan dengan cepat dan aktif.
Pada konferensi tersebut, para delegasi membahas kesulitan dalam pengoperasian pusat kesehatan daerah setelah penerapan model pemerintahan lokal dua tingkat, pencegahan dan pengendalian penyakit pasca banjir, kemajuan penerapan rekam medis elektronik di rumah sakit, dan masalah pengelolaan limbah medis, di antara topik-topik lainnya.









Komentar (0)