![]() |
Di stadion Bukit Jalil, para pemain Manchester United mengalami hari yang buruk, kalah dari lawan yang dianggap lebih lemah. |
![]() |
Lini serang terus menunjukkan performa yang kurang memuaskan seperti sepanjang musim. Striker Rasmus Hojlund menjadi starter tetapi hanya bermain selama 45 menit dengan cara yang sangat tidak menginspirasi. |
![]() |
Striker asal Denmark itu gagal memberikan dampak signifikan, tidak mencetak gol dan terus-menerus melakukan umpan yang tidak akurat meskipun tidak ditekan secara intensif oleh lawan. Mantan bintang Atalanta itu juga tidak melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama, menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan pakar tentang penurunan performanya. |
![]() |
Satu-satunya kontribusi penting Hojlund mungkin adalah permainan kombinasi yang bagus di akhir babak pertama, ketika ia memberikan umpan kepada rekan setimnya, Patrick Dorgu, untuk melakukan tembakan, tetapi peluang tersebut tidak berhasil dimanfaatkan. |
![]() |
Di media sosial, Hojlund menerima kritik keras dari penggemar MU, dengan komentar yang menyarankan dia mungkin akan meninggalkan Old Trafford musim panas ini. Performa buruk Hojlund telah menyebabkan "Setan Merah" mengakhiri musim 2024/25 tanpa meraih satu pun trofi. Di lapangan, manajer Ruben Amorim juga terdiam. |
![]() |
Manajer asal Portugal itu berjongkok, menundukkan kepala, dan menutupi kepalanya dengan tangan, menunjukkan kekecewaan yang mendalam dan tekanan yang luar biasa. Momen ini mengungkapkan penderitaannya saat menghadapi kesulitan di lapangan, terutama mengenai situasi tim dan performa buruk pemain seperti Hojlund. |
![]() |
Manajer Amorim akan mempertimbangkan solusi terbaik untuk masa depan sang striker. MU siap menjual seluruh skuad. Penampilan melawan Tim All-Stars Asia Tenggara tampaknya menjadi "pukulan terakhir" yang mempersulit Hojlund untuk tetap berada di Old Trafford. |
Sumber: https://znews.vn/hojlund-khien-amorim-lang-nguoi-post1556580.html













Komentar (0)