iPhone 15 memiliki biaya produksi yang jauh lebih tinggi. Foto: 4RMD
Analis Wedbush Securities, Dan Ives, memprediksi bahwa harga seluruh lini iPhone 15 yang diluncurkan tahun ini akan meningkat sebesar 10-20%. Ini berarti harga awal iPhone 15 versi dasar akan sekitar $899, $100 lebih tinggi dari harga $799 untuk iPhone 14 versi termurah. iPhone 15 Pro juga akan mengalami kenaikan harga dari $999 (pada tahun 2022) menjadi $1.100 atau $1.200.
Menurut Business Insider, kenaikan harga terbesar terjadi pada iPhone 15 Pro Max. Harga perangkat kelas atas tahun ini bisa dimulai dari $1.300 dan naik hingga $1.800 untuk versi 1TB.
Ini bisa jadi iPhone Apple termahal yang pernah ada, dan juga salah satu ponsel pintar layar datar termahal di pasaran. Sebagian besar ponsel termahal saat ini adalah ponsel lipat, seperti Samsung Galaxy Z Fold 4, yang harganya mulai dari $1.800 untuk versi 256GB dan $2.159 untuk versi 1TB.
Digital Trends memperkirakan kenaikan harga mungkin disebabkan oleh meningkatnya biaya produksi dan inflasi. Alih-alih mengalami kerugian, Apple akan membebankan peningkatan biaya ini kepada konsumen.
Para ahli industri meyakini bahwa seri iPhone 15 yang akan datang akan menggunakan banyak komponen baru karena perubahan spesifikasi yang signifikan. Oleh karena itu, harga produk akan meningkat setidaknya 10% dibandingkan model sebelumnya untuk mengakomodasi biaya rantai pasokan. Foxconn, Pegatron, TSMC, dan Largan adalah produsen kontrak untuk produksi iPhone 15 pada paruh kedua tahun ini.
Perubahan dari Lightning ke USB-C adalah alasan kenaikan harga iPhone 15. Foto: Bloomberg.
Tahun lalu, karena kenaikan biaya komponen dan inflasi, harga iPhone 14 juga meningkat di beberapa pasar utama secara global. Secara spesifik, iPhone 14 mengalami kenaikan harga sebesar $80 di Inggris, $33 di Australia, $146 di Jepang, dan $100 di Jerman. Oleh karena itu, Economic Daily News memperkirakan situasi serupa akan berlanjut tahun ini. Kenaikan tertinggi adalah $200 untuk iPhone 15 Pro Max, yang juga merupakan kenaikan harga terbesar dalam sejarah Apple.
Analis Dan Ives terbukti benar dalam prediksinya sebelumnya tentang harga generasi iPhone. Kini ia memprediksi harga jual rata-rata model iPhone 15, Pro, dan Pro Max akan sekitar $925, yang berarti $100 lebih tinggi daripada harga jual rata-rata generasi iPhone selama 18 bulan terakhir.
LeaksApplePro, sebuah sumber anonim yang dikenal karena kebocoran produk Apple yang akurat, juga mengungkapkan bahwa iPhone tahun ini akan lebih mahal. "Perangkat ini memiliki biaya produksi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan iPhone 14 Pro Max," kata sumber tersebut, tanpa memberikan angka spesifik. Menurut prediksi Forbes, meskipun kenaikan biaya pastinya belum jelas, sumber tersebut menyarankan bahwa iPhone 15 kemungkinan akan mengalami kenaikan harga yang substansial.
Menjelaskan alasan kenaikan harga iPhone 15, Dan Ives berpendapat bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh Apple yang harus beralih dari port Lightning tradisional ke Type C untuk mematuhi peraturan Uni Eropa. Selain itu, karena harga iPhone belum naik di pasar AS sejak 2017, ini bisa jadi keputusan Apple untuk melakukan perubahan.
Menurut para ahli, layar OLED adalah komponen termahal di iPhone, yang berpotensi berharga hingga $80. Setelah itu disusul oleh kamera dan prosesor. Oleh karena itu, biaya komponen iPhone 15 bisa meningkat lebih jauh dibandingkan tahun lalu.
Analis Ives menyatakan bahwa sekitar 250 juta pengguna iPhone belum melakukan upgrade ke ponsel baru dalam empat tahun terakhir. Oleh karena itu, ia memperkirakan penjualan iPhone 15 tahun ini akan mencapai 235-240 juta unit. Permintaan untuk iPhone 15 dapat meningkat lebih lanjut berkat lini smartphone baru Apple yang menampilkan Type-C sebagai pengganti port Lightning tradisional.
Sumber: Zing
Tautan sumber






Komentar (0)