Apple menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya: meyakinkan pelanggan untuk membeli iPhone 16 tanpa fitur yang paling menarik.

Pada tanggal 20 September, iPhone 16 mulai dijual di hampir 60 negara, termasuk AS, Tiongkok, India, Australia, dan Korea Selatan. Namun, perangkat ini tidak dilengkapi dengan fitur AI Apple Intelligence yang sudah terpasang sebelumnya.

Hal ini menempatkan Apple dalam posisi berisiko. Beberapa pengguna mungkin menunda pembelian iPhone 16 jika mereka belum sepenuhnya merasakan fitur-fiturnya. Sementara itu, perangkat keras iPhone hanya menerima peningkatan kecil dibandingkan model sebelumnya. Tombol Kontrol Kamera adalah perubahan yang paling mencolok.

Meskipun demikian, Wall Street tetap optimis bahwa Apple akan mengalami pertumbuhan selama musim belanja liburan. Analis memperkirakan pendapatan akan meningkat 8% pada kuartal keempat, kinerja terbaik sejak akhir tahun 2021.