iPhone 5C secara tak terduga "bangkit kembali" berkat Generasi Z.
Dulunya dianggap gagal, iPhone 5C secara tak terduga kembali menjadi sensasi karena Generasi Z mencari pengalaman nostalgia, mulai dari desain dan warnanya hingga kualitas fotonya yang "tidak sempurna".
Báo Khoa học và Đời sống•13/04/2026
iPhone 5C – sebuah ponsel pintar yang pernah dianggap gagal oleh Apple – secara tak terduga mengalami kebangkitan kembali di media sosial lebih dari satu dekade setelah dirilis. Gelombang minat ini sebagian besar berasal dari Generasi Z, yang mencari pengalaman berbeda daripada mengejar spesifikasi performa tinggi atau teknologi terbaru.
Yang membuat iPhone 5C istimewa adalah desain casing plastiknya yang berwarna-warni, yang memberikan kesan muda dan khas di pasar ponsel pintar modern yang lebih mengutamakan logam dan kaca. Meskipun desain ini sebelumnya dianggap kurang premium, justru "ketidaksempurnaannya" kini menjadi nilai jual unik bagi konsumen muda. (Gambar: Webuy)
Selain itu, kamera perangkat tersebut juga turut berkontribusi pada tren ini dengan menghasilkan gambar yang sedikit "berbutir"—tidak terlalu tajam, tetapi intim dan realistis. (Gambar: Webuy) Dalam lanskap media sosial yang lebih menyukai gambar alami dan tanpa editan, foto-foto yang diambil dengan iPhone 5C secara tidak sengaja sesuai dengan tren estetika baru ini. (Gambar: Webuy) Nostalgia juga memainkan peran penting, karena perangkat ini membangkitkan era teknologi yang lebih sederhana di mana pengguna tidak dibanjiri fitur seperti sekarang. (Gambar: Webuy)
Kembalinya iPhone 5C menunjukkan tren yang patut diperhatikan, yaitu anak muda mulai mencari produk-produk lama untuk merasakan pengalaman yang berbeda dan lebih seimbang di dunia digital. Pembaca diundang untuk menonton video : Apple memulai pekan produk 2026-nya dengan iPhone 17e dan iPad Air yang terjangkau dengan chip M4.
Komentar (0)