![]() |
Gambar hasil render iPhone lipat ini berdasarkan rumor. Gambar: MacRumors . |
Menurut data dari perusahaan riset pasar IDC , iPhone lipat (untuk sementara disebut iPhone Fold) diperkirakan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan smartphone lipat global pada tahun 2026.
Secara spesifik, iPhone Fold berpotensi merebut lebih dari 20% pangsa pasar ponsel lipat dan 34% nilai pasarnya pada tahun 2026, berkat harganya yang diperkirakan tinggi ( $2.400 ). Saat ini, pasar ponsel lipat sebagian besar didominasi oleh Samsung dan Google.
Francisco Jeronimo, Wakil Presiden Perangkat Klien di IDC , percaya bahwa iPhone Fold akan menandai titik balik bagi segmen ponsel pintar lipat.
"Langkah ini berpotensi meningkatkan kesadaran akan produk dan menarik minat dari para pengguna."
Apple biasanya mempromosikan adopsi luas produk-produk baru. Meskipun ponsel lipat akan terus menjadi segmen khusus dalam hal penjualan, ini akan menjadi faktor peningkat nilai bagi sebagian besar produsen karena harga jual rata-ratanya tiga kali lebih tinggi daripada ponsel pintar standar,” kata Jeronimo.
Pada tahun 2025, IDC memprediksi penjualan smartphone lipat global akan mencapai 20,6 juta unit, meningkat 10% dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2026, kehadiran iPhone Fold, Galaxy Z TriFold, dan Galaxy Z Fold7 akan menciptakan momentum pertumbuhan yang signifikan.
Dengan demikian, pasar ponsel lipat diperkirakan akan tumbuh sebesar 30% pada tahun 2026, bukan 6% seperti yang diprediksi sebelumnya. Selain Apple dan Samsung, perangkat Huawei dengan platform HarmonyOS Next mereka akan semakin umum.
Berdasarkan rumor, iPhone Fold akan memiliki layar sekitar 5,5 inci saat dilipat dan 7,8 inci saat dibuka. Apple dikabarkan telah menemukan solusi untuk menghilangkan lipatan berkat teknologi engsel baru, yang berarti ini akan menjadi salah satu ponsel pintar lipat pertama tanpa lipatan.
![]() |
Prediksi pangsa pasar ponsel lipat berdasarkan sistem operasi (2025-2029). Gambar: IDC . |
Sebelumnya, sumber dari ETNews (Korea Selatan) melaporkan bahwa Apple telah memesan 22 juta panel OLED dari Samsung Display untuk iPhone Fold. Angka ini jauh lebih tinggi daripada prediksi sebelumnya dari industri layar.
Rumor menyebutkan bahwa Samsung berencana memproduksi 11 juta layar OLED lipat internal dan 11 juta layar eksternal untuk Apple pada tahun 2026.
Dengan Samsung Display sebagai mitra eksklusifnya, Apple bertujuan untuk memproduksi sekitar 10 juta unit iPhone Fold. Perusahaan biasanya memesan lebih dari yang dibutuhkan untuk mengurangi risiko terkait kualitas dan produksi.
Menurut MacRumors , rencana ini 30% lebih tinggi dari perkiraan awal industri (6-8 juta unit). Perkiraan ini didasarkan pada penjualan ponsel pintar lipat global, yang hanya sekitar 20 juta unit per tahun.
Apple berencana untuk mengintegrasikan teknologi Color Filter on Encapsulation (COE) ke dalam iPhone Fold, sebuah metode yang menghilangkan lapisan polarisasi tradisional dan mengintegrasikannya langsung ke lapisan OLED. Menghilangkan lapisan polarisasi secara terpisah dapat meningkatkan ketebalan dan membuat layar lebih terang.
Selain itu, iPhone Fold mungkin akan dilengkapi teknologi kamera di bawah layar (UDC), menciptakan efek tampilan yang mulus tanpa perlu adanya poni (notch).
Sumber: https://znews.vn/iphone-gap-se-tao-buoc-ngoat-moi-post1610269.html









Komentar (0)