
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa militer AS diduga telah melanggar mekanisme gencatan senjata dalam 24 jam terakhir, meskipun Teheran belum merilis detail spesifik. Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Iran juga menuduh AS melanggar wilayah udaranya dan menegaskan bahwa Iran berhak untuk membalas. Pada hari yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan reformasi besar-besaran struktur pertahanan untuk beradaptasi dengan teknologi militer baru. Ia berpendapat bahwa banyak negara di kawasan itu menyadari bahwa mengandalkan AS untuk keamanan tidak efektif.
Sumber: https://quangngaitv.vn/iran-cao-buoc-my-vi-pham-lenh-ngung-ban-6520468.html








Komentar (0)