Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Iran mengirimkan sinyal positif dalam negosiasi dengan AS.

VTV.vn - Iran mengatakan sebagian besar hambatan dalam negosiasi dengan AS telah teratasi setelah berminggu-minggu pembicaraan yang dimediasi oleh Pakistan dan beberapa negara lainnya.

Đài truyền hình Việt NamĐài truyền hình Việt Nam27/05/2026

Những người ủng hộ chính phủ cầm cờ Iran và ảnh của Lãnh tụ tối cao Mojtaba Khamenei ở Tehran, Iran, ngày 24/5/2026 (Ảnh minh họa: AP)

Pendukung pemerintah memegang bendera Iran dan gambar Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei di Teheran, Iran, pada 24 Mei 2026 (Foto ilustrasi: AP)

Namun, Iran menekankan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan apakah perjanjian perdamaian sudah siap untuk ditandatangani.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, fokus utama negosiasi dengan AS saat ini adalah mengakhiri konflik, sementara isu nuklir belum dibahas secara rinci. Sementara itu, kantor berita Tasnim, yang terkait erat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran, melaporkan bahwa AS masih menentang beberapa ketentuan dalam draf perjanjian, termasuk pelepasan aset Iran yang dibekukan.

Delegasi Iran tiba di Qatar di tengah upaya Teheran dan Washington untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang yang telah mengganggu Timur Tengah dan mengguncang ekonomi global.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati tiba di Doha, Qatar, pada malam hari tanggal 25 Mei. Mereka membahas poin-poin penting terkait potensi kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga bulan antara AS, Israel, dan Iran.

Iran phát tín hiệu tích cực trong đàm phán với Mỹ- Ảnh 1.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei (Foto: Report.az)

AS dan Iran telah mematuhi gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April, sementara para mediator telah mendorong rekonsiliasi. Namun, Iran terus memblokade Selat Hormuz, memutus sebagian besar lalu lintas pengiriman, sementara AS mempertahankan blokade maritimnya terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, Iran dan Amerika Serikat telah mencapai kesimpulan mengenai sebagian besar topik diskusi, tetapi memperingatkan bahwa ini tidak berarti kesepakatan akan segera tercapai. Berbicara pada konferensi pers di Teheran, Baghaei menekankan bahwa pada tahap ini, Iran dan AS tidak membahas masalah nuklir dan fokus negosiasi adalah mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Namun, para pejabat Iran menegaskan kembali bahwa tidak ada jaminan bahwa AS akan menghormati komitmennya dalam perjanjian potensial apa pun, dan mengatakan bahwa Teheran tidak khawatir dengan ancaman tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington akan mencapai kesepakatan yang kuat dengan Iran atau menghadapinya dengan cara lain.

Pada 24 Mei, Presiden Trump menulis di platform media sosial Truth Social bahwa perintah lockdown AS akan "tetap berlaku sepenuhnya sampai kesepakatan tercapai, disahkan, dan ditandatangani."

"Kedua belah pihak perlu meluangkan waktu dan melakukannya dengan benar," tambah Presiden Trump.


Sumber: https://vtv.vn/iran-phat-tin-hieu-tich-cuc-trong-dam-phan-voi-my-100260527054615464.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Di balik tirai

Di balik tirai

Kebahagiaan di dataran tinggi

Kebahagiaan di dataran tinggi

Warna-warna Kepulauan Selatan

Warna-warna Kepulauan Selatan