Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Israel menghadapi pilihan yang sulit.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên17/04/2024


Militer Israel mengumumkan kemarin (17 April) bahwa mereka telah melakukan serangkaian serangan udara yang menargetkan lebih dari 40 sasaran di Jalur Gaza dalam waktu 24 jam, menurut The Times of Israel . Secara bersamaan, pesawat Israel juga menyerang dan menewaskan dua komandan Hizbullah di Lebanon selatan. Tindakan ini terjadi ketika militer Israel sedang bersiap untuk membalas serangan terhadap Iran dan mengerahkan pasukan darat ke daerah Rafah di Gaza selatan untuk melenyapkan pasukan Hamas.

Risiko bagi Israel

Meskipun ada seruan untuk menahan diri dari sekutu Barat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap bertekad untuk melaksanakan rencananya di kedua front, meskipun ia belum mengumumkan kerangka waktu yang spesifik. AFP kemarin mengutip para ahli regional yang mengatakan bahwa militer Israel tidak dapat melakukan dua operasi semacam itu secara bersamaan. John Erath, Direktur Kebijakan di Center for Arms Control and Nonproliferation (AS), menyarankan agar para pemimpin Israel mempertimbangkan opsi yang tidak meningkatkan ketegangan dengan Iran dan menawarkan jalan keluar dari krisis.

Poin-poin konflik: Israel menyerang Iran; Presiden Ukraina marah atas tindakan AS.

Jika Israel tetap bertekad untuk membalas Iran, tindakan tersebut akan meningkatkan kekhawatiran tentang perang multi-front dan kemungkinan akan semakin mengisolasi Tel Aviv. Meskipun militer Israel memiliki keunggulan signifikan atas saingan regionalnya, menyerang Iran akan membutuhkan izin dari negara-negara Teluk untuk menggunakan wilayah udara mereka, jaminan yang tidak terjamin. Lebih jauh lagi, konflik langsung akan meningkatkan tekanan pada militer Israel, mengalihkan perhatian mereka dari konflik di Gaza dan berdampak pada perekonomian .

Xe tăng Israel hoạt động gần Gaza ngày 16.4

Tank-tank Israel beroperasi di dekat Gaza pada 16 April.

Dalam wawancara dengan The Guardian pada 16 April, kuasa usaha Iran untuk Inggris, Seyed Mehdi Hosseini Matin, menuduh Israel berupaya menyeret Barat ke dalam perang skala penuh di Timur Tengah dengan konsekuensi yang tak terukur. Ia menegaskan bahwa Teheran telah mencapai tujuannya dalam serangan terhadap Israel dan memperingatkan akan adanya tanggapan segera dan tegas jika Tel Aviv melakukan kesalahan dengan membalas.

Barat menawarkan perdamaian.

Kemarin, Amerika Serikat dan Uni Eropa (UE) menyarankan peningkatan sanksi terhadap Iran atas serangan terhadap Israel pada pagi hari tanggal 14 April. Pejabat Gedung Putih mengatakan AS akan memberlakukan sanksi baru yang menargetkan program rudal Iran, drone, Korps Garda Revolusi Islam, Kementerian Pertahanan , dan kemampuan ekspor minyaknya. Komisaris Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri Josep Borrell mengatakan aliansi tersebut sedang berupaya mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap pasokan senjata Iran kepada kekuatan lain.

Dalam percakapan telepon pada 16 April, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak juga berupaya menenangkan rekan sejawatnya dari Israel untuk menghindari peningkatan ketegangan. Selama percakapan tersebut, Sunak menyatakan bahwa peningkatan ketegangan hanya akan meningkatkan ketidakamanan di Timur Tengah dan menekankan bahwa ini adalah saatnya untuk "berpikir tenang." Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron dan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Yerusalem kemarin. Setelah pertemuan tersebut, Cameron mengatakan bahwa Israel telah dengan jelas memutuskan untuk merespons, tetapi ia berharap Tel Aviv akan bertindak dengan cara yang "sebisa mungkin meminimalkan peningkatan situasi."

Apa keuntungan yang diperoleh Iran dari serangan terhadap Israel?

Dewan Keamanan memberikan suara terkait keanggotaan Palestina di PBB.

AFP melaporkan kemarin bahwa Dewan Keamanan PBB akan melakukan pemungutan suara mengenai keanggotaan penuh Palestina di PBB pada tanggal 18 April. Majelis Umum PBB dapat menerima anggota baru dengan suara mayoritas dua pertiga, tetapi ini hanya terjadi setelah Dewan Keamanan dengan suara bulat menyetujui untuk mencalonkan seorang anggota.

Dalam sebuah pernyataan pada 16 April, Kelompok Arab menegaskan dukungan teguhnya untuk upaya Palestina, menekankan bahwa keanggotaan penuh di PBB merupakan langkah penting menuju solusi yang adil dan langgeng untuk masalah Palestina. Amerika Serikat, yang sejak lama memveto nominasi Dewan Keamanan, berpendapat bahwa pembentukan negara Palestina merdeka harus terjadi melalui negosiasi langsung antara pihak-pihak terkait, bukan di PBB. Menurut Reuters, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan pada 17 April bahwa resolusi Dewan Keamanan yang mengusulkan keanggotaan penuh untuk Palestina tidak akan membantu mewujudkan solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
koordinat paling selatan

koordinat paling selatan

Kegembiraan dan kebahagiaan para lansia.

Kegembiraan dan kebahagiaan para lansia.

Cita rasa pedesaan

Cita rasa pedesaan