Untuk pertama kalinya sejak tahun 2021, pendiri Amazon menjual saham perusahaan tersebut, dengan total sebanyak 12 juta unit.
Menurut dokumen yang diajukan Amazon ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) beberapa hari lalu, pendiri Jeff Bezos menjual 12 juta saham perusahaan teknologi tersebut minggu lalu. Nilai saham tersebut lebih dari 2 miliar dolar AS. Ini menandai pertama kalinya Bezos menjual saham Amazon sejak tahun 2021.
Pada tanggal 2 Februari, Bezos mengumumkan rencana untuk menjual sekitar 50 juta saham selama 12 bulan ke depan. Nilai perkiraan penjualan ini sekitar $8,4 miliar.
Pendiri Amazon, Jeff Bezos, di sebuah acara di California pada Maret 2023. Foto: AP
Sejak awal tahun, saham Amazon telah naik 16,3%. Selama setahun terakhir, saham tersebut telah meningkat sebesar 75%. Saham Amazon melonjak karena perusahaan mengumumkan pendapatan kuartal keempat tahun 2023 yang lebih baik dari perkiraan, didorong oleh musim belanja liburan. Pendapatan meningkat 14% menjadi $170 miliar, dan laba juga melonjak menjadi $10 miliar.
Perkembangan ini meningkatkan kekayaan bersih Bezos sebesar $22,6 miliar tahun ini, menjadi $199,5 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index . Ia kini menjadi orang terkaya kedua di dunia , setelah CEO Tesla, Elon Musk. Kekayaan Bezos terutama berasal dari kepemilikan sahamnya hampir 10% di Amazon.
Pendiri Amazon telah menjual saham Amazon senilai lebih dari 30 miliar dolar AS sejak tahun 2002. Dari jumlah tersebut, ia menjual sekitar 20 miliar dolar AS hanya pada tahun 2020 dan 2021. Penjualan ini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari mendanai perusahaan kedirgantaraannya, Blue Origin, hingga membeli superyacht Koru senilai 500 juta dolar AS.
Bezos juga sangat aktif dalam menyumbangkan saham kepada badan amal dan organisasi nirlaba. Ia mengundurkan diri sebagai CEO Amazon pada tahun 2021 untuk lebih fokus pada proyek lain, seperti Blue Origin dan pekerjaan filantropi.
Ha Thu (menurut Reuters, Fortune)
Tautan sumber






Komentar (0)