
Johnny Trí Nguyễn menggunakan warna hitam dan putih untuk acaranya - Foto: FBNV
GMA Warrior adalah turnamen seni bela diri campuran dalam ekosistem GMA - Seni Bela Diri Vietnam - dengan aktor dan sutradara Johnny Trí Nguyễn sebagai direktur keseluruhan.
Ini adalah arena baru, landasan peluncuran bagi calon petarung MMA sebelum memasuki sistem kompetisi profesional. Turnamen ini disiarkan langsung untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Mei, dengan tiket yang dijual.
Setelah acara tersebut, komunitas seni bela diri campuran, khususnya, memiliki banyak pendapat berbeda seputar turnamen GMA Warrior pertama. Ada dua poin utama yang menjadi perdebatan: visual dan profesionalisme.
Hitam dan putih dan wasit
Pertama dan yang paling mencolok, GMA Warrior memilih hitam putih alih-alih menetralkan warna alami dalam gambarnya. Semua gambar sengaja dibuat monokromatik.
Hal ini membuat banyak penonton bertanya-tanya mengapa skema warna hitam-putih monokrom dipilih, padahal banyak acara MMA di Vietnam disiarkan dalam warna alami, dan bahkan menyertakan cuplikan yang mengerikan.
Selanjutnya, dan yang paling menarik, adalah pertandingan antara Truong Ho Nguyen Khang (MMA Phan Thiet) dan Duong Thai Tuan (Tank Club) di kelas berat Tiger. Seorang petarung "menyerah" dan mengakui kekalahan, tetapi wasit bereaksi agak lambat. Alih-alih mengakhiri pertandingan, wasit malah memulainya kembali.
Petinju Nguyen Khang mengklaim bahwa ia membanting tangannya ke lantai untuk memberi isyarat bahwa ia telah dipukul di bagian belakang leher (aturan melarang memukul bagian belakang leher). Wasit tidak menyadarinya, jadi Nguyen Khang memberi isyarat.
Kinerja wasit telah banyak dikritik karena menangani banyak situasi dengan cara yang tidak sesuai dengan semangat aturan.

Wasit memberikan peringatan kepada kedua petarung sebelum pertandingan - Foto: GMA
Apa yang dikatakan Johnny Trí Nguyễn?
Setelah turnamen berakhir dan banyak opini bermunculan tentang turnamen GMA Warrior pertama, sutradara Johnny Trí Nguyễn memposting pesan yang menyentuh hati. Bahkan, hal itu juga menunjukkan bahwa turnamen tersebut memiliki banyak penonton.
"Turnamen perdana ini sangat menarik, namun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, yang juga merupakan tujuan utama dari turnamen ini. GMA Warrior selalu menjadi wadah yang 'berkembang'. Turnamen ini diciptakan untuk memberi kesempatan kepada petarung MMA baru untuk meningkatkan kemampuan mereka," tulisnya.
Mengenai peran wasit dalam turnamen tersebut, Johnny Trí Nguyễn mengatakan: "Menjadi wasit sangat sulit, melibatkan tekanan psikologis yang tinggi, dan membutuhkan banyak pengalaman praktis. Jika wasit tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka, dari mana kita akan menemukan wasit yang berpengalaman?"
Ia ingin menyampaikan pesan kepada mereka yang terlibat langsung dalam membangun fondasi MMA di negara ini, mulai dari federasi dan wasit hingga para petarung, bahwa pekerjaan setiap orang memang tidak mudah. "Kita saling memberi kesempatan untuk berkembang di sini," pungkasnya.
Sumber: https://tuoitre.vn/johnny-tri-nguyen-len-tieng-khi-giai-mma-bi-phan-ung-20260519141823641.htm








Komentar (0)