
Dini hari kemarin, Fenerbahce kalah 0-1 dari Benfica di kandang lawan dan secara resmi gagal lolos ke Liga Champions 2025/26. Ini adalah musim kedua berturut-turut klub Turki tersebut, di bawah manajer Jose Mourinho, kalah di final play-off untuk memperebutkan tempat di Liga Champions.
Hasil ini, bersama dengan pernyataan agresif Jose Mourinho, membuat dewan Fenerbahce memutuskan untuk memecatnya. Setelah kekalahan melawan Benfica, "The Special One" secara terbuka mengkritik tim. Dia berkata: "Jika Liga Champions benar-benar penting bagi Fenerbahce, mereka seharusnya melakukan sesuatu sebelum pertandingan melawan Benfica."
Di halaman beranda mereka, Fenerbahce secara singkat mengumumkan: “Kami telah berpisah dengan Jose Mourinho, yang telah melatih tim sejak musim 2024/25. Kami berterima kasih atas upayanya untuk tim dan mendoakan kesuksesan dalam kariernya di masa depan.”
Jose Mourinho ditunjuk oleh Fenerbahce pada Juli 2024 dengan harapan membawa tim kembali ke Liga Champions dan menggulingkan Galatasaray dari gelar liga. Namun, pelatih asal Portugal itu gagal mencapai kedua tujuan tersebut dan sering membuat pernyataan kontroversial. Musim lalu, Fenerbahce finis 11 poin di belakang Galatasaray dan tersingkir di babak gugur Liga Europa.
Jejak terbesar Mourinho selama periode ini adalah kritiknya terhadap wasit dan Federasi Sepak Bola Turki, yang ia tuduh sepenuhnya berpihak pada Galatasaray. Secara total, Mourinho melatih Fenerbahce selama 62 pertandingan, memenangkan 37, seri 14, dan kalah 11.
Dengan demikian, Mourinho telah menerima surat pemecatan kelima berturut-turut dalam kariernya, setelah Chelsea, Manchester United, Tottenham, dan Roma.

Asia Timur, Thanh Hoa, dilanda kekacauan menyusul kabar bahwa polisi menggeledah rumah pengusaha Doan.

Thùy Linh kalah dari lawannya asal Tiongkok, mengakhiri perjalanannya di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.

Klub kecil di jantung Asia ini merayakan kesempatannya untuk menghadapi Real Madrid di Liga Champions Eropa.
Sumber: https://tienphong.vn/jose-mourinho-lai-bi-sa-thai-post1773984.tpo







Komentar (0)