Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Rencana untuk membangun 'kota' monyet menghadapi penentangan yang sengit.

VnExpressVnExpress19/02/2024


Di AS , warga dan aktivis hak-hak hewan di Georgia menyerukan penghentian rencana pembangunan kompleks untuk menampung 30.000 monyet untuk keperluan eksperimen.

Warga Georgia memprotes fasilitas penangkaran kera ekor panjang. Foto: Lauren DeCicca

Warga Georgia memprotes fasilitas penangkaran kera ekor panjang. Foto: Lauren DeCicca

Rencana untuk membangun fasilitas penangkaran monyet terbesar di AS, yang akan menampung 30.000 monyet yang berkeliaran di dalam gudang, telah menuai penentangan dari organisasi hak-hak hewan dan penduduk setempat, seperti yang dilaporkan Guardian pada 17 Februari. Kompleks seluas 80 hektar ini akan menampung jumlah monyet yang luar biasa besar tersebut, yang kemudian akan dikirim ke universitas dan perusahaan farmasi untuk penelitian medis. Selama 20 tahun ke depan, fasilitas ini bertujuan untuk menciptakan populasi super puluhan ribu monyet berekor panjang, yang berasal dari Asia Tenggara, di dalam struktur mirip gudang di Bainbridge, Georgia, sebuah kota dengan populasi hanya 14.000 jiwa.

Safer Human Medicine, perusahaan di balik megakota monyet senilai $396 juta, mengatakan bahwa monyet-monyet tersebut akan dipelihara dalam kondisi yang sangat aman, mencegah penyebaran penyakit ke daerah setempat dan diberi makan makanan segar yang bersumber dari daerah setempat. Monyet-monyet tersebut memiliki berat antara 2,3 dan 3,2 kg dan memiliki ekor yang sangat panjang, seperti yang tersirat dari namanya.

Namun rencana tersebut menghadapi penentangan yang kuat. Beberapa warga di Bainbridge menyerukan kepada pemerintah setempat untuk melarang pembangunan kota primata dalam proposal tersebut. "Monyet berekor panjang adalah spesies invasif dan jumlahnya mencapai 30.000 ekor. Mereka akan menyebar ke mana-mana. Saya rasa tidak ada yang ingin tinggal di dekat 30.000 monyet," kata David Barber, seorang warga yang tinggal hanya 122 meter dari fasilitas baru tersebut.

Organisasi hak-hak hewan juga menyerukan agar rencana tersebut dihentikan, dengan alasan bahwa mengembangbiakkan primata untuk eksperimen medis adalah tindakan kejam dan hanya memberikan sedikit manfaat bagi pengobatan manusia karena perbedaan spesies. Langkah ini juga mengancam kelangsungan hidup monyet di alam liar, menurut Kathleen Conlee, wakil presiden penelitian hewan di Humane Society.

Sebagian besar pengujian medis pada hewan menggunakan tikus, dengan hanya sekitar 1% yang membutuhkan primata. Melakukan eksperimen pada spesies yang paling dekat dengan manusia telah lama menjadi isu kontroversial. Pada tahun 2015, National Institutes of Health mengumumkan bahwa mereka tidak mendukung penelitian biomedis pada simpanse. Banyak organisasi kesejahteraan hewan menyerukan larangan yang lebih luas bersamaan dengan peralihan ke metode alternatif seperti penggunaan teknologi kecerdasan buatan.

Setiap tahun, sekitar 70.000 monyet masih digunakan di seluruh Amerika Serikat dalam uji coba untuk mengobati penyakit menular, penuaan, dan gangguan neurologis seperti Parkinson. Para peneliti memperingatkan bahwa AS menghadapi kekurangan primata yang tersedia untuk pengujian. Safer Human Medicine menekankan bahwa kota monyet mini mereka akan membantu meringankan situasi ini, sekaligus menciptakan 260 lapangan kerja bagi penduduk setempat.

An Khang (Menurut The Guardian )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Matahari terbenam di kota kelahiranku

Matahari terbenam di kota kelahiranku

DESA KEMENYAN

DESA KEMENYAN

Sentuh untuk lebih memahami dan menyayangi Paman Ho.

Sentuh untuk lebih memahami dan menyayangi Paman Ho.