Dalam konferensi pers, Bapak Rabie menekankan: "Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Terusan Suez mencatat pendapatan rekor sebesar 9,4 miliar dolar AS." Ketua Osama Rabie juga menyatakan bahwa Terusan Suez mencatat rekor jumlah kapal transit dan volume kargo sebanyak 25.887 kapal dan 1,5 miliar ton pada tahun fiskal 2022-2023.

Bapak Rabie menekankan bahwa pelaksanaan serangkaian proyek pembangunan oleh SCA merupakan faktor kunci yang menyebabkan peningkatan kinerja Terusan Suez pada tahun fiskal 2022-2023, terutama proyek perluasan dan peningkatan jalur laut sepanjang lebih dari 190 km yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Mediterania. Tujuan proyek ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan maritim Terusan Suez.

Selain itu, Bapak Rabie juga menyatakan bahwa SCA sedang bersiap untuk menawarkan 20% sahamnya di Canal Rope di pasar saham Mesir. Ketua SCA tersebut menyatakan harapan bahwa penawaran saham di Canal Rope, salah satu perusahaan jasa maritim SCA yang sangat menguntungkan, akan menghasilkan pendapatan tambahan bagi Terusan Suez.

Sekitar 12% perdagangan global diangkut melalui Terusan Suez. Terusan yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah ini dibuka pada tahun 1869 dan merupakan salah satu sumber devisa utama Mesir. Pada tahun 2022, pendapatan terusan meningkat menjadi $7,9 miliar, sementara lebih dari 23.000 kapal melintas, meningkat 15% dibandingkan tahun 2021.

H.Ha (Menurut Reuters, Xinhua)