
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk mengatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan akhir-akhir ini telah menyebabkan Kuba menghadapi berbagai kesulitan ekonomi dan sosial.
Menurut lembaga tersebut, kendala pasokan bahan bakar telah menyebabkan pemadaman listrik yang berkepanjangan, sementara langkah-langkah tambahan yang menargetkan bisnis transportasi, asuransi, dan perdagangan terus meningkatkan tekanan pada perekonomian negara kepulauan Karibia tersebut.
Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mengutip angka-angka yang menunjukkan penurunan tajam dalam produksi pangan, kenaikan harga pangan yang melonjak, dan tren memburuknya beberapa indikator kesehatan masyarakat.
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa sanksi saat ini tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasar hukum hak asasi manusia internasional dan menyerukan kepada Amerika Serikat untuk mempertimbangkan pencabutan pembatasan tersebut.
Sumber: https://quangngaitv.vn/keu-goi-my-do-bo-trung-phat-cuba-6521165.html







