![]() |
Turis Amerika Stephen Turban menikmati sup mie yang dimasak dengan cara tradisional dan minum kopi saring di Kota Ho Chi Minh, Agustus 2024. Foto: Phuong Lam. |
Menurut survei terbaru dari Agoda, wisatawan Vietnam termasuk di antara wisatawan yang paling paham kuliner di Asia. Secara spesifik, 35% wisatawan Vietnam menganggap kuliner sebagai faktor kunci saat memilih destinasi, menempatkan Vietnam di posisi kedua di Asia, setelah Taiwan (China).
Menurut data survei dalam laporan Agoda Travel Outlook 2026, makanan menjadi faktor pendorong yang semakin penting bagi wisatawan Asia. Meskipun menjelajahi kuliner lokal sebelumnya bukanlah prioritas utama, kini hal itu telah naik ke tiga alasan utama mengapa wisatawan memutuskan untuk bepergian.
Bagi wisatawan Vietnam, menikmati kuliner lokal sangat terkait dengan rencana perjalanan mereka. Mulai dari menikmati sushi di Jepang dan jajanan kaki lima di Thailand hingga bersantap di restoran berbintang Michelin di Eropa, banyak yang melihat makan sebagai cara untuk lebih memahami budaya, sejarah, dan cara hidup setempat. Tren ini terlihat jelas baik dalam perjalanan domestik maupun internasional.
![]() |
Bun bo Hue (sup mie daging sapi khas Hue ) - hidangan khas terkenal yang sangat digemari oleh penikmat kuliner domestik maupun internasional. Foto: Hue Di Mo. |
Menurut Agoda, 5 negara teratas yang dipilih oleh wisatawan Vietnam untuk menjelajahi kuliner mereka tahun lalu adalah Jepang, Thailand, Korea Selatan, Malaysia, dan Tiongkok. Semua destinasi ini memiliki identitas kuliner yang berbeda, menarik pengunjung dengan pengalaman bersantap yang beragam dan unik.
Sebaliknya, Vietnam juga semakin menjadi destinasi kuliner yang menonjol. Agoda mencatat bahwa keragaman masakan Vietnam dari Utara hingga Selatan menarik banyak wisatawan internasional, mulai dari makanan jalanan dan resep tradisional dengan nilai warisan hingga pengalaman bersantap mewah modern. Hidangan seperti pho, banh mi, masakan kerajaan Hue, dan makanan laut dari Delta Mekong berkontribusi pada daya tarik unik pariwisata Vietnam.
Di seluruh kawasan, Taiwan memimpin dengan 47% wisatawan yang menyebut makanan sebagai salah satu motivasi utama perjalanan mereka. Vietnam berada di peringkat kedua dengan 35%, diikuti oleh Korea Selatan dengan 34%. Pasar lainnya di 8 besar termasuk Malaysia, Jepang, Indonesia, Thailand, dan India.
Bapak Vu Ngoc Lam, Direktur Negara Agoda Vietnam, percaya bahwa peringkat ini menyoroti pentingnya makanan dalam budaya Vietnam dan bagaimana orang Vietnam menjelajahi dunia. Menurutnya, bagi banyak orang, perjalanan akan lebih memuaskan ketika mereka dapat menikmati cita rasa lokal yang khas, baik itu makanan khas daerah di dalam negeri maupun hidangan ikonik di luar negeri.
Survei Agoda dilakukan pada Oktober 2025 dengan 3.353 peserta dari 9 pasar Asia, termasuk India, india, Jepang, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Sumber: https://znews.vn/khach-viet-sanh-an-thu-2-chau-a-post1639280.html








Komentar (0)