![]() |
Memperagakan kembali legenda tentang Ibu Suri yang mengeluarkan dekrit untuk mengadakan festival musim semi. |
Kawasan pemukiman Viem Xa (juga dikenal sebagai desa Diem) adalah salah satu tempat lahirnya lagu-lagu rakyat Bac Ninh Quan Ho, rumah bagi kuil Ibu Suri - pendiri Quan Ho. Menurut legenda, Ibu Suri adalah putri Raja Hung. Selama perjalanannya, ia singgah di wilayah Viem Trang kuno, mereklamasi lahan, mendirikan sebuah desa, mengajari penduduk cara bercocok tanam, dan terutama menciptakan serta mewariskan melodi-melodi rakyat Quan Ho yang liris dan menyentuh hati. Setelah kematian Ibu Suri, penduduk mendirikan sebuah kuil dan memujanya sebagai Ibu Suri - dewa pelindung desa.
![]() |
Guci air itu diambil dari Kuil Cung dan Sumur Ngoc dan dibawa untuk disembah di Kuil Ibu Suri - pendiri leluhur nyanyian rakyat Quan Ho. |
Sepanjang pasang surut sejarah, setiap tahun, pada tanggal 6 bulan ke-2 kalender lunar, masyarakat kawasan permukiman Viem Xa dengan gembira menyelenggarakan festival tradisional untuk memperingati kontribusi mereka yang mempelopori, menciptakan, dan mewariskan lagu-lagu rakyat Quan Ho yang merdu dan indah, yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Representatif Kemanusiaan pada tanggal 30 September 2009. Pada tahun 2016, festival desa Diem dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Nasional oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata.
![]() |
Para tetua mengambil air dari Sumur Giok untuk dibawa kembali ke kuil Ibu Suri untuk upacara tersebut. |
Tahun ini, festival desa Diem berlangsung dari tanggal 23 hingga 25 Maret (bertepatan dengan hari ke-5 hingga ke-7 bulan ke-2 kalender lunar) dengan beragam kegiatan upacara dan perayaan seperti: ritual, persembahan dupa, pembacaan pujian atas kebajikan Ibu Suri; pemeragaan lari membawa bendera dan merebut bola; tarian singa; pertunjukan drum dan pertunjukan budaya; pemeragaan legenda Ibu Suri yang mengeluarkan dekrit untuk membuka festival musim semi... Yang patut diperhatikan adalah prosesi dengan partisipasi ratusan orang yang mengenakan pakaian tradisional, berjalan dari kuil ke balai desa, kemudian mengelilingi desa untuk mengambil air dari Kuil Cung dan Sumur Ngoc untuk dibawa kembali beribadah di kuil Ibu Suri.
![]() |
Menyanyikan lagu-lagu rakyat Quan Ho di atas perahu selama festival. |
Festival ini merupakan ruang budaya yang semarak di mana nilai-nilai tradisional dilestarikan, diwariskan, dan disebarkan ke seluruh kehidupan masyarakat. Secara khusus, Festival Diem selalu menarik karena pertunjukan nyanyian rakyat Quan Ho yang kaya, seperti: nyanyian di Kuil Ibu Suri; pertunjukan Quan Ho di atas panggung; nyanyian Quan Ho di Kuil Cung dan Sumur Ngoc; nyanyian di rumah-rumah tradisional, di atas perahu, dan di rumah-rumah pengrajin... Selain itu, ada banyak permainan rakyat seperti: ayunan, memecahkan pot dengan mata tertutup, catur, tenis meja, bulu tangkis...
![]() |
Ratusan warga setempat ikut serta dalam prosesi tersebut. |
Festival Diem adalah kesempatan bagi para peziarah untuk kembali ke asal mula nyanyian rakyat Quan Ho, menjelajahi pemandangan damai sebuah desa kuno Vietnam, mengunjungi peninggalan sejarah dan budaya seperti rumah komunal Diem, kuil Cung, sumur Ngoc, pagoda Hung Son... dan terutama untuk menyelami suasana musim semi wilayah Kinh Bac dengan suara jernih, lagu-lagu merdu dan menyentuh hati dari para seniman dan penyanyi dari desa-desa Quan Ho di seluruh wilayah tersebut.
Sumber: https://baobacninhtv.vn/bg2/dulichbg/khai-hoi-den-vua-ba-thuy-to-quan-ho-postid441786.bbg













Komentar (0)