Masakan di Thimphu tidak hanya dicirikan oleh kekayaan variasi rempah-rempahnya, tetapi juga oleh karakter lokalnya yang kuat, menciptakan identitas unik untuk kuliner setempat. Mari kita jelajahi beberapa hidangan istimewa yang wajib Anda coba saat mengunjungi ibu kota negara yang menyenangkan ini.
Shaha Maroo
Jasha Maroo adalah semur ayam pedas terkenal dari Bhutan, biasanya dimasak dengan bawang bombai, tomat, cabai, dan rempah-rempah khas. Hidangan ini memiliki cita rasa yang kaya, menggabungkan tekstur ayam yang lembut dengan rasa pedas yang menyengat dari cabai. Jasha Maroo biasanya disajikan dengan nasi putih, menawarkan pengalaman kuliner unik bagi pengunjung yang menjelajahi budaya makanan ibu kota Thimphu.
Phaksha Paa
Phaksha Paa adalah hidangan khas Bhutan berupa daging babi tumis, yang sering disajikan dalam santapan di Thimphu. Hidangan ini menggunakan irisan tipis daging babi, ditumis dengan cabai kering dan bayam, menciptakan perpaduan harmonis antara rasa pedas dan aroma daging yang menggugah selera. Phaksha Paa tidak hanya lezat tetapi juga bergizi, menjadikannya hidangan yang wajib dicoba saat mengunjungi Bhutan.
Gondo Datshi
Gondo Datshi adalah hidangan yang terbuat dari telur dan mentega, menghasilkan cita rasa yang kaya dan gurih. Telur digoreng atau dimasak dengan mentega dan keju, kemudian ditambahkan cabai untuk menambah rasa pedas. Hidangan ini sering disajikan untuk sarapan atau makan siang di Thimphu dan merupakan pilihan populer di kalangan penduduk setempat karena cara penyajiannya yang sederhana dan nilai gizinya.
Khatem
Khatem adalah hidangan khas Bhutan populer lainnya yang terbuat dari pare goreng. Pare yang diiris tipis dilapisi adonan dan digoreng hingga berwarna cokelat keemasan, menghasilkan tekstur renyah dan rasa pahit yang khas. Terlepas dari rasanya yang unik, Khatem merupakan hidangan populer di Thimphu dan sering disajikan bersama hidangan lain seperti nasi atau mi, menawarkan pengalaman kuliner baru bagi para pengunjung.
Shakam Ema Datshi
Shakam Ema Datshi adalah variasi dari hidangan nasional Ema Datshi, tetapi alih-alih cabai hijau segar, hidangan ini menggunakan daging sapi kering untuk menambah tekstur kenyal dan rasa yang kaya. Daging sapi kering diiris tipis dan dimasak dengan keju dan cabai, menghasilkan hidangan yang pedas dan aromatik. Ini adalah hidangan populer dalam makanan sehari-hari masyarakat Thimphu dan contoh utama dari kombinasi daging dan keju yang istimewa.
Masakan Thimphu, Bhutan, tidak hanya terkenal karena cita rasanya yang kaya, tetapi juga mencerminkan budaya dan kehidupan masyarakatnya. Mulai dari rebusan ayam pedas (Jasha Maroo) dan tumis babi dengan cabai (Paksha Paa) hingga hidangan unik seperti Khatem dan Shakam Ema Datshi, semuanya sarat dengan identitas nasional Bhutan. Setiap hidangan merupakan perjalanan pengalaman yang mempesona, memungkinkan pengunjung tidak hanya menikmati makanan tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang budaya kuliner khas ibu kota Thimphu.
Perusahaan perjalanan Tugo memberikan kode "DULICHGENZ" kepada pembaca yang dapat ditukarkan hingga 1.000.000 VND saat mendaftar untuk tur.
Bagian perjalanan Gen Z dibuat oleh Tugo & Thanh Nien.
Sumber: https://thanhnien.vn/thoi-trang-tre/kham-pha-am-thuc-doc-dao-tai-thu-do-thimphu-bhutan-185241011115153932.htm







Komentar (0)