![]() | ![]() | ![]() |
Erosi pegunungan batupasir selama jutaan tahun oleh angin dan air telah menciptakan banyak gua alami dan formasi batuan yang unik. (Tangkapan layar)
Gua-gua di Gurun Sahara umumnya tidak sedalam gua-gua di daerah pegunungan kapur, tetapi memiliki nilai sejarah dan budaya yang signifikan. Banyak gua dulunya digunakan oleh penduduk setempat dan kelompok nomaden sebagai tempat berlindung sementara dari panas terik, badai pasir, atau selama perjalanan panjang melintasi gurun. Beberapa ceruk batu juga diyakini pernah berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan atau tempat istirahat bagi kafilah pedagang di jalur perdagangan kuno.
Selain nilai historisnya, gua-gua di sini juga mencerminkan formasi geologi Gurun Sahara. Lapisan batupasir, dengan berbagai warna mulai dari merah tua hingga cokelat kekuningan, menunjukkan bahwa daerah ini telah mengalami banyak periode perubahan iklim di masa lalu. Banyak peneliti percaya bahwa ribuan tahun yang lalu, Sahara memiliki iklim yang lebih basah dengan sungai, danau, dan vegetasi yang melimpah.
Saat ini, bersama dengan oasis hijau dan struktur tanah liat dan batu yang khas, gua-gua alami ini secara bertahap menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang gemar menjelajahi gurun.
RG
Sumber: https://baoangiang.com.vn/kham-pha-hang-dong-tren-sa-mac-sahara-a479682.html









Komentar (0)