Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Saat kaisar mandi, siapa yang akan melayaninya?

VTC NewsVTC News10/05/2023


Di Tiongkok kuno, mandi dianggap sebagai kemewahan, sesuatu yang hanya mampu dilakukan oleh bangsawan dan kaisar karena tingginya biaya kayu bakar.

Karena orang Tiongkok percaya bahwa kaisar adalah Putra Langit, sejak Dinasti Qin, diberlakukan hukum yang mewajibkan kaisar untuk mencuci rambutnya setiap tiga hari sekali dan mandi seminggu sekali. Kegagalan untuk mematuhinya dianggap sebagai penghujatan terhadap para dewa.

Saat kaisar mandi, siapa yang akan melayaninya? - 1

Bak mandi perunggu dari Dinasti Zhou Barat (1046-771 SM) di Museum Nasional Tiongkok. (Foto: Sohu )

Dalam masyarakat kuno, mandi dianggap sebagai tindakan suci. Sejarah Qin mencatat bahwa kaisar mengizinkan para menterinya untuk menikmati mandi. Studi arkeologi menunjukkan bahwa bak mandi perunggu dengan berbagai ukuran telah ada sejak Zaman Perunggu (3500-1200 SM).

Pada masa Dinasti Qin dan Han (221 SM hingga 220 M), untuk menghemat air dan kayu bakar, kolam pemandian mulai muncul di masyarakat Tiongkok, secara bertahap membentuk "budaya mandi bersama".

Pada masa Dinasti Song (960-1279), konsep etiket mulai berkembang, yang menyebabkan orang memandang perempuan yang mandi bersama atau melayani laki-laki saat mandi sebagai hal yang tidak pantas dan memiliki pengaruh negatif. Akibatnya, para pelayan istana tidak lagi diizinkan untuk melayani kaisar saat mandi.

Saat kaisar mandi, siapa yang akan melayaninya? - 2

Lukisan ini menggambarkan sebuah pemandian umum di Tiongkok kuno. ( Foto: Sohu )

Di dalam istana kekaisaran, didirikan "Hun Tang Si", sebuah tempat yang secara khusus bertanggung jawab atas pemandian kaisar. Lembaga ini bertugas mengangkut kayu bakar untuk memanaskan air pemandian, serta pakaian kaisar. Menurut catatan sejarah Dinasti Qing, lembaga ini tidak diizinkan untuk membiarkan wanita melayani kaisar selama pemandian; hanya kasim yang diizinkan melakukannya.

Menurut para sejarawan, larangan bagi para pelayan istana untuk melayani kaisar saat mandi berasal dari dua alasan. Pertama, wanita dianggap lemah dan tidak mampu membawa beban air yang berat. Kedua, kaisar dianggap sebagai Putra Langit sejati dan tidak diperbolehkan memiliki anak dengan wanita biasa. Oleh karena itu, untuk menjaga kemurnian garis keturunan keluarga kerajaan, para pelayan istana dilarang melayaninya.

HONG PHUC (Sumber: 163.com)


Bermanfaat

Emosi

Kreatif

Unik

Kemarahan



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Di Bawah Cahaya Bulan

Di Bawah Cahaya Bulan

Dataran tinggi yang tenang

Dataran tinggi yang tenang

Api di tungku pandai besi

Api di tungku pandai besi