| Para pekerja di Long Son Petrochemical Company Limited (Kota Vung Tau) memeriksa mesin-mesin di proyek Kompleks Petrokimia Long Son, sebuah proyek dengan investasi FDI melebihi 5,1 miliar USD. Foto: HA AN |
Destinasi investasi yang menarik.
Menurut laporan terbaru dari Badan Investasi Asing ( Kementerian Keuangan ), total investasi asing langsung (FDI) terdaftar di Vietnam per 31 Maret 2025 mencapai US$10,98 miliar, mencatat pertumbuhan yang mengesankan sebesar 34,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Investasi asing langsung yang dilaksanakan di Vietnam selama tiga bulan pertama tahun 2025 diperkirakan mencapai US$4,96 miliar, meningkat 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Data ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor asing terhadap lingkungan bisnis Vietnam tetap sangat kuat. Pada konferensi tentang Dana Investasi dan Investasi Asing di Era Pembangunan Baru Vietnam, yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan di Kota Ho Chi Minh pada tanggal 28 Maret, banyak asosiasi dan bisnis asing juga menyampaikan pesan ini.
Menurut Bapak Jeong Jihoon, Wakil Presiden Kamar Dagang Korea di Vietnam (KOCHAM), meskipun aliran investasi ke banyak negara di seluruh dunia melambat, Vietnam terus mempertahankan tingkat daya tarik FDI yang mengesankan. Perusahaan-perusahaan Korea menganggap Vietnam sebagai tujuan investasi yang menarik dengan banyak keunggulan pembangunan, karena Vietnam secara aktif mengimplementasikan proyek-proyek infrastruktur berskala besar seperti kereta api cepat, kereta api perkotaan, pembangkit listrik tenaga nuklir, dan pembangkit listrik tenaga gas.
Selain itu, pemerintah Vietnam mempromosikan kebijakan untuk mendukung investasi dalam penelitian dan pengembangan (R&D), menawarkan insentif yang kuat untuk industri teknologi informasi dan teknologi tinggi. Secara khusus, berkat letak geografisnya yang menguntungkan, Vietnam memiliki sistem logistik dan transportasi yang maju; dan menjaga stabilitas diplomatik, yang membantu mengurangi hambatan terhadap kegiatan impor dan ekspor.
"Dengan keunggulan-keunggulan ini, bisnis di seluruh dunia, terutama banyak bisnis Korea, sangat menghargai potensi investasi FDI di Vietnam dan menganggapnya sebagai salah satu prioritas utama ketika mempertimbangkan perluasan investasi ke luar negeri," kata Bapak Jeong Jihoon.
Bapak Yee Chung Seck, Wakil Presiden Asosiasi Bisnis Singapura di Kota Ho Chi Minh, juga menyatakan bahwa Vietnam adalah bintang yang sedang naik daun dalam ekonomi global, dan lintasan pertumbuhannya terus menarik perhatian investor di seluruh dunia. Vietnam telah proaktif dalam menarik investasi asing langsung (FDI). Upaya untuk menyederhanakan prosedur administrasi, mengurangi tarif, dan memberikan insentif pajak telah mempermudah bisnis asing untuk mendirikan dan beroperasi di Vietnam. Secara khusus, partisipasi Vietnam dalam berbagai perjanjian perdagangan bebas (FTA), seperti Kemitraan Trans-Pasifik Komprehensif dan Progresif (CPTPP) dan Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa (EVFTA), telah membantu bisnis meningkatkan akses mereka ke pasar.
Dari perspektif bisnis, Marc Woo, General Manager Google Vietnam, menyatakan bahwa Vietnam adalah mitra penting bagi Google, dengan investasi signifikan dalam mendukung perusahaan rintisan dan mengembangkan kecerdasan buatan (AI). Pembukaan kantor Google baru-baru ini di Kota Ho Chi Minh juga menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar Vietnam.
Hilangkan hambatan
Meskipun telah mencapai banyak hasil positif, kegiatan menarik investasi asing langsung (FDI) masih menghadapi beberapa hambatan dan kesulitan. Dalam praktiknya, perusahaan FDI masih menghadapi banyak tantangan karena prosedur administrasi yang rumit, implementasi kebijakan pajak yang tidak konsisten, dan ketidakpastian.
Vietnam memiliki keunggulan signifikan dalam hal tenaga kerja muda dan dinamis, tetapi masih ada kesenjangan keterampilan yang perlu diatasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Banyak bisnis FDI percaya bahwa, untuk menarik dan mempertahankan investor, Vietnam membutuhkan tenaga kerja berkualitas tinggi dan sistem infrastruktur modern yang terkoordinasi.
Menurut Nitin Kapoor, Wakil Presiden Aliansi Forum Bisnis Vietnam (VBF), menarik investasi asing yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi merupakan kunci pembangunan jangka panjang Vietnam. Untuk meningkatkan kepercayaan investor, kebijakan yang konsisten, jelas, dan dapat diprediksi sangat penting. Hal ini terutama diperlukan untuk sektor-sektor yang membutuhkan investasi jangka panjang seperti teknologi tinggi, energi terbarukan, dan infrastruktur.
ANH DUC
Sumber: https://baobariavungtau.com.vn/kinh-te/202504/khoi-thong-dong-von-fdi-1039051/






Komentar (0)