• Komite Partai Dinh Thanh bertekad untuk melaksanakan resolusi tersebut.
  • Komune Vinh Phuoc: Mengerahkan seluruh upaya untuk melaksanakan Resolusi

Pelajaran 1: Dari janji-janji parlemen hingga beban realitas

Parlemen adalah tempat kebijakan dirumuskan, tetapi nilai sebenarnya dari sebuah resolusi hanya diukur dari efektivitasnya dalam praktik. Warga dan pelaku bisnis tidak menunggu komitmen di atas kertas; mereka mengharapkan tindakan nyata: kebijakan yang diimplementasikan, sumber daya yang dialokasikan secara tepat dan pada waktu yang tepat, dan peluang nyata untuk pembangunan yang diciptakan. Karena jika implementasinya lambat dan stagnan, resolusi dengan mudah menjadi sekadar formalitas, gagal menghasilkan momentum untuk pembangunan.

Resolusi tersebut diperkirakan akan berdampak pada mata pencaharian masyarakat.

Di komune Hoa Binh, yang merupakan rumah bagi populasi Khmer yang besar (1.831 rumah tangga/7.599 orang), masalah mata pencaharian berkelanjutan telah menjadi perhatian yang sudah lama ada. Produksi skala kecil, kurangnya modal, dan kondisi yang tidak memadai untuk transformasi ekonomi telah membuat banyak rumah tangga terperangkap dalam kemiskinan.

Resolusi untuk meningkatkan dana anggaran daerah yang dipercayakan kepada Bank Kebijakan Sosial telah disambut dengan harapan tinggi dari masyarakat. Bapak Dao Nhung, Kepala Dusun A1, Komune Hoa Binh, menyampaikan: “Masyarakat di sini, khususnya minoritas etnis Khmer, sangat membutuhkan modal preferensial untuk berinvestasi dalam produksi. Masyarakat berharap kebijakan ini akan segera diimplementasikan, menargetkan penerima manfaat yang tepat, dengan prosedur sederhana agar mudah diakses.”

Menurut Bapak Dao Nhung, bagi masyarakat, ini bukan hanya pinjaman preferensial tetapi juga kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan lahan pertanian mereka, beralih ke tanaman dan ternak yang berbeda, mengembangkan ekonomi mereka, dan secara bertahap meningkatkan kehidupan mereka dan mencapai stabilitas.

Komune Song Doc memiliki salah satu pelabuhan laut tersibuk di Delta Mekong, dengan lebih dari 1.200 kapal penangkap ikan yang berlayar ke laut siang dan malam. Setiap kebijakan untuk nelayan merupakan keputusan manajemen dan pilar dukungan bagi ribuan keluarga yang bergantung pada laut untuk mata pencaharian mereka. Bagi masyarakat di sini, resolusi yang mendukung peralatan pelacakan kapal , bahan bakar, dan adaptasi terhadap peraturan penangkapan ikan yang sah membawa banyak harapan praktis: mengurangi beban biaya dan membantu nelayan mempertahankan mata pencaharian mereka di tengah meningkatnya tekanan dari laut.

Setelah menjabat sebagai kepala Desa 2 (Komune Song Doc) selama lebih dari 30 tahun, Bapak Dinh Van Huy sangat memahami kekhawatiran para nelayan setempat. Beliau berbagi: “Ketika resolusi itu dikeluarkan, masyarakat sangat gembira. Semua orang berharap kebijakan tersebut segera diimplementasikan untuk mengurangi biaya investasi peralatan. Dengan dukungan tepat waktu, nelayan akan merasa lebih aman untuk tetap melaut, mematuhi peraturan sambil melestarikan profesi unik tanah air mereka.”