Pelatih Bubista secara konsisten mempertahankan pendiriannya mengenai pesan yang disampaikannya sepanjang kampanye, dan hasil imbang yang tak terduga melawan Spanyol , Uruguay, dan Arab Saudi membuktikan ambisi dari visinya.
“Tujuan utama kami adalah bermain bagus dan mencoba melaju ke babak selanjutnya,” kata Pelatih Bubista kepada wartawan di Stadion Miami. “Kami mengikuti turnamen ini berdasarkan kemampuan kami yang sebenarnya. Kami membuktikannya di babak kualifikasi. Kami juga menunjukkan dalam tiga pertandingan di sini bahwa kami mampu bersaing di level ini.”
![]() |
| Pelatih Bubista berambisi untuk melampaui juara bertahan Argentina. Foto: AP |
“Kami ingin terus melakukannya dengan sebaik mungkin, dengan kerendahan hati, organisasi, dan keberanian. Ini adalah pertandingan sistem gugur, jadi kami hanya memiliki satu tujuan: Berusaha untuk melaju ke babak selanjutnya,” kata pelatih Bubista.
Pelatih Bubista memberikan penghormatan kepada Argentina, rekan sejawatnya Lionel Scaloni, dan Lionel Messi , tetapi juga mengatakan bahwa timnya pantas mendapatkan rasa hormat karena lolos kualifikasi dan mengamankan tempat di babak 32 besar dengan finis di posisi kedua di grup mereka. “Sejak kami tiba di sini, kami selalu percaya pada metode kami dan apa yang telah kami lakukan. Jika orang lain tidak menghormati kami, itu masalah mereka. Kami percaya pada kerja keras kami,” katanya.
“Kami memainkan tiga pertandingan babak penyisihan grup dengan layak dan dengan kemampuan untuk menang. Itulah yang ingin kami lakukan lagi besok. Kami tahu kualitas lawan kami, tetapi kami tetap berpegang pada mimpi kami dan akan terus mengejarnya,” ujar Pelatih Bubista dengan penuh percaya diri.
Pelatih Bubista menyatakan bahwa Tanjung Verde, yang berada di peringkat ke-67 dalam peringkat FIFA di awal turnamen, tidak akan memiliki rencana khusus untuk melawan Messi, tetapi akan fokus pada ancaman yang ditimbulkan oleh seluruh tim Argentina. “Lawan mungkin berubah, tetapi tantangannya tetap sama. Setiap tim menghadirkan tantangan yang berbeda. Kami selalu mencoba beradaptasi dengan setiap lawan tanpa kehilangan identitas kami. Kami akan mencoba melakukan hal yang sama besok ketika menghadapi Argentina: menghormati mereka, tetapi juga mempertahankan ambisi yang kuat untuk lolos dari babak ini,” tegas Pelatih Bubista.
Sumber: https://www.qdnd.vn/the-thao/worldcup-2026/khong-so-hai-1047390

























































