Pada pagi hari tanggal 8 November di Museum Seni Rupa Kota Ho Chi Minh (Jalan Pho Duc Chinh 97A, Kelurahan Ben Thanh), seniman Nguyen Thi Dung membuka pameran " Taman Kebahagiaan ," yang menampilkan pilihan karya-karyanya yang berasal dari kecintaannya pada keramik. "Taman Kebahagiaan" bagaikan simfoni yang cerah dan penuh sukacita, mencerminkan perspektif seseorang yang telah melewati banyak badai.
Selama lebih dari 20 tahun, Nguyen Thi Dung (anggota Asosiasi Seni Rupa Kota Ho Chi Minh, Asosiasi Seni Rupa Vietnam, dan Klub Keramik Saigon) telah tanpa lelah dan tekun menekuni keahliannya dalam pembuatan tembikar. Baginya, pembuatan tembikar bukan hanya pekerjaan, tetapi sebuah panggilan, hubungan mendalam dengan bumi dan api, serta pengabdian yang teguh pada seni.

Taman Kebahagiaan bagaikan simfoni yang harmonis, bergembira dengan bunga-bunga dalam semangat seseorang yang telah melewati badai.
Foto: MINH NGUYET

Kuda, bunga, daun… digambarkan menggunakan teknik yang tradisional sekaligus inovatif.
Foto: MINH NGUYET

Setiap objek seolah memiliki jiwa, berkomunikasi dengan penonton melalui bahasa yang sunyi namun sarat emosi.
Foto: MINH NGUYET

Setiap garis glasir, setiap blok material dibuat dengan cermat oleh tangan terampil sang seniman.
Foto: MINH NGUYET
Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Seni Dekoratif Dong Nai , seniman Nguyen Thi Dung memasuki kehidupan seperti banyak anak muda lainnya: berusaha mencari nafkah sekaligus ingin bekerja di bidang studinya. Namun, setelah mengalami kemunduran dalam kariernya, ia dan suaminya, Ngo Trong Van, memutuskan untuk "menempuh jalan mereka sendiri," memulai perjalanan di mana mereka dapat hidup otentik dengan emosi mereka dan sepenuh hati mengejar kreativitas mereka.
"Awal mula memulai bisnis sama sekali tidak mudah. Tinggal di rumah kontrakan, membuat tembikar di tengah kekhawatiran yang tak terhitung jumlahnya, ada banyak saat air mata mengalir di wajahku. Suatu kali, setelah mengeringkan sejumlah tembikar dan bersiap menabung untuk membeli tungku pembakaran, atap rumah kami diterbangkan angin. Hujan deras, dan kerja keras selama berbulan-bulan hanyut terbawa banjir. Suamiku mendorongku untuk memulai dari awal," kenangnya dengan emosional, mengingat berbagai kesulitan yang dialaminya demi kecintaannya pada tembikar.

Seniman Nguyen Thi Dung selalu memiliki kecintaan yang mendalam terhadap kreasi artistik, khususnya keramik.
Foto: Disediakan oleh narasumber.
Taman Kebahagiaan: Rasakan kebahagiaan sederhana dengan tangan Anda sendiri.
Saat mengunjungi "Taman Kebahagiaan" miliknya di Museum Seni Rupa Kota Ho Chi Minh, pengunjung akan merasakan bahwa meskipun tetap setia pada semangat pedesaan dan sederhana dari keramik Vietnam, ia tampaknya telah memasukkan ritme baru ke dalamnya, ritme yang lembut, anggun, dan penuh vitalitas.
Pameran ini bukan hanya sekadar menampilkan karya keramik, tetapi juga ruang bercerita: di mana setiap objek seolah memiliki jiwa, terlibat dalam dialog dengan para penonton melalui bahasa yang sunyi namun sarat emosi. Karya-karya tersebut juga mewakili warisan selektif; menghubungkan warisan lama dengan semangat kontemporer. Setiap glasir, setiap bentuk mengandung kisah seorang seniman yang belajar menikmati hidup; melambat untuk merasakan kebahagiaan sederhana dari tangan mereka sendiri.

Karya-karya seniman Nguyen Thi Dung selalu bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kehidupan.
Foto: Disediakan oleh narasumber.
Feminin, sederhana, dan selalu dekat dengan alam – itulah gaya yang telah dibangun sang seniman dalam karya-karyanya.
" Bagi saya , 'Taman Kebahagiaan' bukan hanya pameran seni, tetapi sebuah penghormatan yang ingin saya persembahkan untuk kehidupan, untuk tanah, untuk api, dan untuk mereka yang telah percaya dan mendukung saya sepanjang karier saya," ungkap seniman Nguyen Thi Dung.
Sumber: https://thanhnien.vn/khu-vuon-hanh-phuc-loi-tri-an-cho-dat-cho-lua-cho-doi-185251108110016943.htm







Komentar (0)