Kisah-kisah misterius, menegangkan, namun sangat manusiawi ini ditata ulang oleh para sutradara menggunakan teknik pementasan kontemporer, yang menghasilkan sambutan antusias dari penonton segala usia, mulai dari orang dewasa hingga kaum muda.
Menarik perhatian penonton
Pada malam tanggal 14 September, Teater Seni Truong Hung Minh mementaskan versi baru dari drama "Lalu 30 Tahun Kemudian" karya penulis Ha Trieu dan Hoa Phuong, yang disutradarai oleh Ngoc Duyen. Di dalam ruang teater, terungkaplah potongan-potongan kehidupan sebuah keluarga kaya di tahun 1960-an: rahasia tersembunyi, kebahagiaan yang tampak nyata, dan kebenaran yang pahit terbongkar.
Sutradara Ngoc Duyen tidak memilih untuk meniru karya aslinya, tetapi dengan terampil menggabungkan teknik teater kontemporer, sehingga "Then 30 Years Later" tetap mempertahankan esensinya sekaligus terasa segar dan relevan bagi penonton masa kini. Tawa yang bercampur getir, momen-momen yang menyayat hati, dan ketegangan hingga akhir membuat penonton terpukau.
Sebelumnya, pada tanggal 12 September, Panggung Thien Dang juga menarik perhatian dengan pementasan "Hac Vy Lan" karya penulis Thanh Huong, yang disutradarai oleh Hoang Thai Quoc. Berlatar di sebuah kedai teh tua di Saigon, cerita terungkap melalui nyanyian penyanyi wanita Hac Vy Lan, kemudian membawa penonton ke dalam kasus-kasus aneh dan konfrontasi dramatis. Sutradara Hoang Thai Quoc dengan setia menciptakan kembali esensi "Saigon lama," dari bahasa dan gaya hingga musik , membuat penonton merasa seolah-olah mereka tersesat dalam dunia yang liris dan misterius.
Cuplikan adegan dari pementasan "Hac Vy Lan" oleh Teater Thien Dang.
Di Panggung Baru tim Hoai Linh - Minh Nhat - Nhu Truc, drama "Hantu Teater Le Hoa" (ditulis oleh Hoang Man, disutradarai oleh Cong Danh, diedit oleh Nhu Truc) juga baru-baru ini dipentaskan, yang berkisah tentang rahasia sebuah keluarga kaya di Saigon lama. Sutradara memilih teknik pementasan yang mendebarkan dan menegangkan, membawa penonton dari satu kejutan ke kejutan lainnya. Bukan hanya ceritanya; pementasan, pencahayaan, dan dialog yang cepat menciptakan "permainan psikologis" yang memikat dan memesona penonton.
Menariknya, drama "Bach Hai Duong" (ditulis oleh Nguyen Huynh, disutradarai oleh Ai Nhu) oleh Teater Hoang Thai Thanh terinspirasi oleh naskah Cai Luong (opera tradisional Vietnam) yang terkenal. Ceritanya merekonstruksi periode penuh gejolak tahun 1960 di Saigon, di mana seorang bandit terkenal terjerat masalah hukum, dan keluarganya hancur karena pengkhianatan istrinya.
Lebih dari sekadar kisah perampok dan tragedi, drama "Bach Hai Duong" menyentuh hati para penonton dengan pesan kemanusiaannya: di tengah kekejaman sifat manusia, masih ada secercah persahabatan, keadilan, dan kasih sayang.
Jembatan antar generasi.
Semua pementasan yang disebutkan di atas mendapat dukungan antusias dari penonton. Para sutradara memilih untuk berinovasi, melestarikan suasana era lama sambil menggabungkan teknik modern agar pementasan tersebut tidak tampak ketinggalan zaman di mata penonton masa kini.
Dapat dikatakan bahwa genre drama detektif klasik menunjukkan vitalitas yang kuat di panggung-panggung Kota Ho Chi Minh. Genre ini tetap populer, sebuah "cermin" yang merefleksikan sifat manusia dan realitas sosial, memungkinkan penonton untuk mengikuti drama dengan penuh ketegangan sekaligus merenungkan nilai-nilai kemanusiaan secara tenang.
Yang menarik, dalam pertunjukan-pertunjukan terbaru, di samping penonton usia menengah yang menyaksikan masa keemasan drama detektif, juga terdapat banyak penonton muda. Hal ini menunjukkan daya tarik genre ini – yang, meskipun berakar pada nostalgia, telah diresapi dengan perspektif segar oleh para penulis dan sutradara muda masa kini.
Antusiasme penonton muda juga membuka pertanda optimis, menunjukkan bahwa jika diinvestasikan dengan benar, genre drama detektif benar-benar dapat menjadi jembatan antar generasi. Genre ini membantu penonton masa kini untuk lebih memahami konteks, kehidupan, dan psikologi sosial suatu periode sejarah; dan pada saat yang sama memberi mereka kesempatan untuk berbagi emosi, ketegangan, dan refleksi yang sama seperti penonton di masa lalu.
Menurut para ahli, drama detektif bukan hanya tentang drama atau kejutan. Di balik lapisan rahasia, kasus, dan nasib tragis selalu ada pertanyaan mendalam tentang moralitas, keadilan, dan kemanusiaan. Inilah mengapa penonton, dari generasi berpengalaman hingga yang lebih muda, masih menemukan empati dan emosi saat menonton drama detektif.
Seniman Berprestasi Ca Lê Hồng mengamati: "Kembalinya drama detektif klasik bukan hanya soal 'menengok masa lalu untuk merangkul masa kini,' tetapi juga bukti 'kelahiran kembali' dan kemampuan adaptasi dunia teater Kota Ho Chi Minh terhadap selera publik yang semakin beragam, terutama generasi muda."
Sumber: https://nld.com.vn/kich-trinh-tham-tro-lai-an-tuong-196250914222958225.htm






Komentar (0)