Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Terus menerus mencari petunjuk untuk mengembalikan identitas warga.

(GLO) - Pada pagi hari tanggal 30 Mei, di Kantor Polisi Kelurahan Quy Nhon (provinsi Gia Lai), Kepolisian Kelurahan Quy Nhon menyelenggarakan acara reuni yang mengharukan, menandai berakhirnya perpisahan selama lebih dari 10 tahun antara Ibu Dinh Thi Y Lien (lahir tahun 2001, suku Bahnar, dari komune Canh Lien) dan ibu kandungnya.

Báo Gia LaiBáo Gia Lai03/06/2026

Di balik reuni itu terdapat proses verifikasi yang menantang, yang menunjukkan rasa tanggung jawab dan dedikasi untuk melayani masyarakat yang ditunjukkan oleh kepolisian setempat.

Sebelumnya, Ibu Nguyen Thi Phuong (berdomisili di Kelurahan 41, Komune Quy Nhon) dan keempat anaknya yang masih kecil hidup dalam keadaan yang sangat sulit, tanpa dokumen identitas dan tidak dapat menentukan tempat tinggal resmi mereka. Karena buta huruf dan kehilangan kontak dengan keluarganya sejak tahun 2015, ketika ia baru berusia 14 tahun, ia tidak dapat mengingat dengan tepat kota asal, kerabat, atau informasi pribadi lainnya. Akibatnya, keempat anaknya tidak dapat bersekolah dan tidak dapat mengakses kebijakan kesejahteraan sosial negara.

glo-tra-lai-ten-1.jpg
Lien dan putrinya sangat terharu saat bertemu kembali.

Satu-satunya informasi yang dapat diberikan oleh Ibu Phuong hanyalah ingatan samar tentang daerah pegunungan miskin, seorang kakak perempuan bernama Linh, seorang adik laki-laki bernama Quan, dan seorang kakek dari pihak ibu bernama Tung.

Menurut Letnan Kolonel Nguyen Thi My Dung, Wakil Kepala Kepolisian Kelurahan Quy Nhon, meskipun informasi yang tersedia terbatas dan tidak akurat, unit tersebut tetap bertekad untuk tidak menyerah. Para perwira dan prajurit terus-menerus meninjau setiap berkas, mencocokkan data populasi, dan secara proaktif berkoordinasi dengan polisi setempat untuk bertukar dan memverifikasi informasi. Sejumlah kampanye verifikasi di lapangan juga dilakukan di komune-komune terpencil dan pedesaan.

Melalui penerapan langkah-langkah investigasi yang terkoordinasi, polisi menemukan bahwa di desa Ha Giao, komune Canh Lien, terdapat kasus seorang wanita bernama Dinh Thi Y Lien yang hilang pada tahun 2015, yang sesuai dengan informasi yang dikumpulkan.

Melalui pencocokan silang dan verifikasi antara Kepolisian Kelurahan Quy Nhon dan Kepolisian Desa Canh Lien, hasilnya menunjukkan bahwa "Nguyen Thi Phuong" memang benar adalah Ibu Dinh Thi Y Lien (lahir tahun 2001, dari kelompok etnis Bahnar, dari Desa Canh Lien, Provinsi Gia Lai ). Pada saat yang sama, polisi menetapkan bahwa Ibu So Thi Y Binh (lahir tahun 1975, tinggal di Desa Ha Giao, Desa Canh Lien) adalah ibu kandung Ibu Lien.

Ibu Binh membenarkan bahwa Ibu Lien adalah putrinya dan memberikan foto serta dokumen terkait untuk memverifikasi identitas dan hubungan keluarganya.

Ia mengatakan bahwa pada tahun 2015, karena keadaan keluarga yang sulit, Lien meninggalkan rumah. Selama lebih dari 10 tahun, keluarga tersebut mencarinya berkali-kali tetapi tanpa hasil. Menemukan kembali orang yang mereka cintai setelah sekian lama berpisah adalah sebuah kebahagiaan besar, melebihi harapan keluarga.

glo-tra-lai-ten-2.jpg
Ibu Lien dan putrinya (ketiga dan keempat dari kiri) di Kantor Polisi Kelurahan Quy Nhon.

Setelah mengidentifikasi Ibu Lien, Kepolisian Kelurahan Quy Nhon segera membimbingnya melalui prosedur pendaftaran tempat tinggal, pengambilan data biometrik untuk penerbitan kartu identitas warga negara, dan penyelesaian dokumen akta kelahiran untuk keempat anaknya guna memastikan mereka memenuhi persyaratan untuk bersekolah di tahun ajaran baru dan menerima tunjangan kesejahteraan sosial penuh sebagaimana diatur.

Tindakan bertanggung jawab dan manusiawi dari Kepolisian Kelurahan Quy Nhon tidak hanya membantu sebuah keluarga bersatu kembali setelah bertahun-tahun terpisah, tetapi juga berkontribusi dalam menyebarkan citra positif Kepolisian Rakyat dengan motto "Ketika rakyat membutuhkan pertolongan, ketika rakyat dalam kesulitan, polisi ada di sana"; sekaligus menegaskan peran inti kepolisian akar rumput dalam pengelolaan penduduk, transformasi digital, dan menjamin keamanan sosial di wilayah tersebut.

Sumber: https://baogialai.com.vn/kien-tri-lat-tim-manh-moi-tra-lai-danh-tinh-cho-cong-dan-post588598.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebahagiaan pekerja

Kebahagiaan pekerja

Kota

Kota

Para pelari maraton sejauh 42 km dan pendukung mereka yang antusias berlomba menuju garis finis.

Para pelari maraton sejauh 42 km dan pendukung mereka yang antusias berlomba menuju garis finis.