Harga emas domestik hari ini 3/8
Dini hari tanggal 3 Agustus , harga emas SJC 9999 hari ini tidak mengalami perubahan dibandingkan penutupan sesi perdagangan kemarin.
Harga emas 9999 diperbarui oleh Saigon Jewelry Company Limited (SJC) pada pukul 08.35 WIB, dan harga emas 9999 dicantumkan oleh Doji Jewelry Group pada pukul 08.46 WIB sebagai berikut:
Membeli | Menjual | |
SJC Hanoi | 66.600.000 VND/tael | 67.220.000 VND/tael |
SJC Kota Ho Chi Minh | 66.600.000 VND/tael | 67.200.000 VND/tael |
SJC Danang | 66.600.000 VND/tael | 67.220.000 VND/tael |
Doji Hanoi | 66.550.000 VND/tael | 67.300.000 VND/tael |
Doji HCMC | 66.650.000 VND/tael | 67.150.000 VND/tael |
Daftar harga emas SJC dan DOJI diperbarui dini hari 3 Agustus
Pada akhir sesi perdagangan tanggal 2 Agustus, harga emas domestik 9999 dicatat oleh SJC dan Doji Gold and Gemstone Group dengan urutan beli dan jual sebagai berikut:
SJC Hanoi: 66.600.000 VND/tael - 67.220.000 VND/tael
Doji Hanoi: 66.550.000 VND/tael - 67.300.000 VND/tael
SJC Kota Ho Chi Minh: 66.600.000 VND/tael - 67.200.000 VND/tael
Doji Kota Ho Chi Minh: 66.650.000 VND/tael - 67.150.000 VND/tael
Nilai tukar sentral pada 3 Agustus yang diumumkan oleh Bank Negara adalah 23.803 VND/USD, naik 30 VND dibandingkan kemarin. Harga USD di bank umum pagi ini (3 Agustus) diperdagangkan di kisaran 23.545 VND/USD (beli) dan 23.915 VND/USD (jual).
Harga emas internasional hari ini 3/8
Pukul 09.28 pagi hari ini (3 Agustus, waktu Vietnam), harga emas spot dunia berada di kisaran 1.936,6 USD/ons, turun 10,4 USD/ons dibandingkan semalam. Harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di bursa Comex New York berada di level 1.972,3 USD/ons.
Pada malam 2 Agustus (waktu Vietnam), harga emas spot dunia berada di kisaran 1.947 USD/ons. Emas untuk pengiriman Desember di bursa Comex New York berada di harga 1.981 USD/ons.
Harga emas dunia pada malam 2 Agustus sekitar 6,8% lebih tinggi (123 USD/ons) dibandingkan awal tahun 2023. Harga emas dunia yang dikonversi ke USD bank adalah 56,6 juta VND/tael, termasuk pajak dan biaya, sekitar 10,8 juta VND/tael lebih rendah dibandingkan harga emas domestik pada akhir sesi sore tanggal 2 Agustus.
Harga emas di pasar internasional terus turun, USD tertekan oleh penilaian negatif Fitch terhadap ekonomi AS.
Harga emas dunia pada sore hari tanggal 3 Agustus (waktu Vietnam) terus anjlok lebih dari 30 USD dibandingkan tadi malam, turun menjadi 1.933 USD/ons.
Di pasar Hong Kong pada pukul 2:00 siang, harga turun menjadi $1.930/ons.
Pada sesi perdagangan tanggal 2 Agustus, pasar emas berfluktuasi menurut informasi yang saling bertentangan tentang ekonomi AS.
Emas kembali melonjak tajam setelah lembaga pemeringkat kredit Fitch menurunkan peringkat kredit AS dari AAA menjadi AA+. Melemahnya dolar AS mendorong harga emas naik.
Namun, logam mulia tersebut segera melemah seiring pulihnya USD setelah Gedung Putih menolak penurunan peringkat kredit AS oleh Fitch Ratings. Pemerintah tidak setuju dengan penurunan peringkat kredit AS oleh Fitch Ratings dan menegaskan bahwa ekonomi AS sedang pulih dengan kuat.
Emas juga turun setelah AS mengumumkan data positif mengenai pasar tenaga kerja AS, khususnya sektor ekonomi swasta.
Perekonomian menambah 324.000 pekerjaan pada bulan Juli, jauh lebih tinggi dari perkiraan ekonom 191.000, menurut ADP.
Harga emas juga turun karena imbal hasil obligasi AS 10 tahun naik di atas 4% per tahun. Investor berbondong-bondong mengumpulkan USD untuk membeli obligasi.
Prakiraan Harga Emas
Meskipun mengalami penurunan, emas diperkirakan akan meningkat dalam jangka menengah dan panjang karena USD memasuki periode penurunan.
Permintaan emas tetap tinggi. Bank-bank sentral di seluruh dunia terus meningkatkan pembelian emas mereka. Menurut Dewan Emas Dunia (WGC), pada paruh pertama tahun 2023, bank-bank sentral terus membeli 387 ton emas, rekor tertinggi dibandingkan periode yang sama di semua tahun sejak tahun 2000.
Perlu dicatat pula bahwa konsumsi emas perhiasan pada kuartal kedua masih meningkat meskipun harga emas tinggi. Konsumsi emas perhiasan mencapai 476 ton, naik 3% dibandingkan periode yang sama.
Pemulihan ekonomi di Eropa dan Cina juga dapat memperlambat kenaikan dolar AS, sehingga mendorong harga emas naik.
Permintaan emas Tiongkok diperkirakan akan meningkat pada paruh kedua tahun ini, didorong oleh kebijakan stimulus yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi dan investor yang mencari aset yang aman, yang juga merupakan musim puncak tradisional untuk konsumsi perhiasan emas yang terkait dengan musim liburan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)