Sehari sebelumnya, delegasi dari Brigade 125, Komando Wilayah Angkatan Laut 2, berangkat dari pelabuhan Long Son untuk menyelenggarakan pemungutan suara awal bagi perwira, prajurit, dan nelayan yang bertugas jangka panjang di laut. Kapal Truong Sa 04 dan Truong Sa 21 membawa kotak suara, surat suara, daftar pemilih, dan semua dokumen yang diperlukan untuk memastikan proses pemungutan suara dilakukan sesuai dengan prosedur hukum.
Kemarin pagi, dalam kondisi cuaca yang baik, kapal Truong Sa 04 menurunkan perahu untuk menjemput para pemilih dari kapal patroli guna menyelesaikan prosedur, menerima surat suara, dan memberikan suara pertama. Pada pukul 10:30 pagi, pemungutan suara di keempat kapal patroli pada dasarnya telah selesai dan menjamin keselamatan. Mengingat kondisi kerja yang unik di laut, hasil ini menunjukkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan koordinasi yang erat di antara pasukan.
Berdasarkan keputusan Dewan Pemilihan Nasional, pemungutan suara awal akan diadakan di 218 wilayah di seluruh negeri, terutama di pulau-pulau, di laut, dan di daerah-daerah dengan tantangan transportasi yang unik. Beberapa unit angkatan bersenjata lokal juga akan melakukan pemungutan suara awal untuk memastikan bahwa para perwira dan prajurit dapat menjalankan hak-hak sipil mereka dan siap untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban pada hari pemilihan.
Tidak hanya merupakan solusi yang sesuai dengan kondisi praktis, tetapi penyelenggaraan pemilihan umum dini secara jelas menunjukkan sikap konsisten Partai dan Negara dalam memastikan hak pilih warga negara yang penuh dan substantif sebagaimana diabadikan dalam Konstitusi. Hak ini tidak dibatasi oleh jarak geografis atau kondisi kerja. Baik mereka perwira dan tentara di pulau-pulau terpencil, di anjungan lepas pantai, di kapal yang menjalankan misi jangka panjang, atau di pos penjagaan perbatasan; baik mereka nelayan yang mengeksploitasi sumber daya laut jauh di lepas pantai atau orang-orang yang tinggal di daerah terpencil dan terisolasi... setiap pemilih diorganisir dan diberi kesempatan untuk menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan hukum.
Pada tingkat yang lebih luas, ini adalah manifestasi konkret dari prinsip bahwa kekuasaan negara berada di tangan rakyat. Setiap suara adalah mandat politik yang dijalankan melalui proses pemilihan yang demokratis, terbuka, dan transparan. Ketika negara secara proaktif menyelenggarakan pemilihan dini untuk wilayah-wilayah tertentu, hal itu menegaskan inklusivitas dan komprehensivitas mekanisme pelaksanaan hak-hak warga negara, memastikan bahwa tidak ada warga negara yang dikecualikan dari keseluruhan proses politik negara.
Pentingnya hal ini semakin ditekankan ketika mempertimbangkan bahwa mereka yang menggunakan hak pilihnya juga merupakan kekuatan yang menjalankan tugas-tugas yang sangat penting: melindungi kedaulatan maritim dan kepulauan; menjaga keamanan dan ketertiban; dan berkontribusi untuk memastikan lingkungan yang damai dan stabil bagi pembangunan negara dan bagi pemilihan itu sendiri. Mengadakan pemilihan umum lebih awal dalam keadaan seperti ini merupakan solusi harmonis untuk memastikan bahwa hak-hak warga negara dan tanggung jawab untuk melindungi tanah air dijalankan secara bersamaan, terpadu, dan tak terpisahkan.
Pemilihan anggota Majelis Nasional ke-16 dan perwakilan Dewan Rakyat di semua tingkatan untuk periode 2026-2031 merupakan peristiwa politik besar bagi negara. Penyelenggaraan pemilihan dini di daerah-daerah tertentu merupakan bagian dari persiapan menyeluruh dan komprehensif untuk memastikan keberhasilan pemilihan.
Di seluruh daratan dan lautan tanah air kita, hak rakyat untuk mengatur diri sendiri dihormati dan dijamin oleh mekanisme organisasi yang spesifik dan praktis. Setiap suara yang diberikan di kotak suara di dek kapal, di anjungan lepas pantai, atau di pos penjaga perbatasan terpencil tidak hanya berkontribusi pada hasil keseluruhan pemilihan tetapi juga menunjukkan kehendak bersatu para pemilih di seluruh negeri dalam proses membangun dan menyempurnakan pemerintahan sosialis berdasarkan hukum di Vietnam.
Sumber: https://daibieunhandan.vn/la-phieu-noi-dau-song-10407969.html







Komentar (0)