Orang yang menggerakkan giginya juga tiga kali lebih mungkin mengalami sakit kepala dibandingkan mereka yang tidak. Stres dapat meningkatkan frekuensi dan intensitas menggerakkan gigi, menurut majalah Reader's Digest .
![]() |
Menggertakkan gigi saat tidur tidak hanya menyebabkan nyeri rahang tetapi juga membuat gigi lebih rentan terhadap keausan. |
Rangka Penutup |
Kebiasaan menggeretakkan gigi dalam waktu lama meningkatkan risiko patah gigi dan nyeri rahang. Selain itu, stres, kecemasan, asupan kafein berlebihan, dan konsumsi alkohol juga meningkatkan risiko menggeretakkan gigi saat tidur.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari tiga gelas alkohol per hari meningkatkan risiko mengertakkan gigi saat tidur. Hal ini karena kafein dan alkohol adalah zat yang mengaktifkan peningkatan aktivitas pada otot rahang.
Untuk mencegah kerusakan gigi akibat mengertakkan gigi di malam hari, dokter gigi mungkin menggunakan beberapa bentuk perlindungan mulut seperti cincin anti mengertakkan gigi. Alat-alat ini akan membantu mencegah keausan gigi.
Namun, ini bukanlah cara untuk mengatasi akar penyebab masalah. Lebih jauh lagi, meskipun penggunaan pelindung mulut dapat membantu melindungi gigi dari keausan, hal itu tetap dapat menyebabkan nyeri rahang. Jika ini berlanjut, dapat menyebabkan nyeri kronis dan bahkan rahang terkunci.
Untuk pengobatan yang lebih efektif, orang yang menggerakkan giginya karena stres atau kecemasan sebaiknya mencari bantuan dari psikolog untuk mengidentifikasi akar penyebab kesulitan psikologis mereka. Mereka juga harus membatasi konsumsi minuman berkafein dan alkohol.
Dalam kasus nyeri rahang yang terus-menerus, fisioterapi dapat sangat membantu. Teknik pijat dalam fisioterapi dapat menenangkan otot-otot di kepala dan wajah. Akupunktur kering juga dapat digunakan untuk meredakan ketegangan pada otot rahang.
Selain meningkatkan kesehatan mental, mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat juga dapat membantu mengurangi kebiasaan mengertakkan gigi, menurut Reader's Digest .
Sumber: https://thanhnien.vn/lam-sao-tri-nghien-rang-luc-ngu-1851520400.htm







Komentar (0)